Mahkota Binokasih Jadi Simbol Kasih Pemimpin dan Masyarakat

1 week ago 23

Bupati Karawang: Mahkota Binokasih simbol kasih antara pemimpin-rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG, – Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa kehadiran Mahkota Binokasih dalam rangkaian Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda menjadi pengingat pentingnya hubungan yang dilandasi kasih sayang antara pemimpin dan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Aep pada Sabtu malam di Karawang.

Aep Syaepuloh menyatakan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus dibangun di atas nilai kasih sayang, kebersamaan, dan persatuan. Menurutnya, bagi masyarakat Sunda, Mahkota Binokasih bukan sekadar benda pusaka, melainkan simbol legitimasi, kebijaksanaan, dan pengingat kejayaan Tatar Sunda pada masa lalu.

Mahkota ini memiliki nama lengkap Binokasih Sanghyang Pake. Binokasih berarti kasih sayang, sedangkan Sanghyang Pake bermakna digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Nama tersebut mencerminkan bahwa nilai kasih sayang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mahkota ini juga memiliki tiga susunan yang merepresentasikan konsep Sunda Tritangtu: silih asah, silih asih, dan silih asuh, yang berarti saling berbagi ilmu, saling menyayangi, dan saling membimbing.

Selain itu, ornamen bunga wijaya kusuma dan burung julang pada Mahkota Binokasih menggambarkan nilai kesetiaan, ketulusan, dan kekuatan tekad. Dalam Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Karawang, mahkota tersebut turut dihadirkan di atas panggung utama sebagai bagian dari simbol budaya Sunda.

Aep menilai kehadiran Mahkota Binokasih membawa pesan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan menjaga nilai dan warisan budaya leluhur.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|