Sekolah Rakyat di Cirebon Segera Beroperasi, 270 Siswa Mulai Masuk Asrama

4 hours ago 2

Proyek sekolah rakyat.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mematangkan berbagai persiapan menjelang operasional Sekolah Rakyat yang dijadwalkan mulai berjalan pada 11 Juli 2026.  Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, mengatakan, pemerintah pusat telah menetapkan jadwal operasional Sekolah Rakyat. Hal itu termasuk proses masuk asrama bagi para peserta didik yang berlangsung pada 11--13 Juli 2026.

“Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon akan menyelenggarakan pendidikan untuk tiga jenjang, yakni SD, SMP, dan SMA,” ujarnya, Rabu (1/7/2026). 

Setiap jenjang akan diisi 90 siswa. Dengan demikian, total terdapat 270 peserta didik yang akan tinggal di asrama Sekolah Rakyat Kabupaten Cirebon.

Menurut Hendra, seluruh proses seleksi peserta didik merupakan kewenangan penuh Kementerian Sosial. Pemerintah daerah tidak terlibat dalam proses rekrutmen maupun penetapan peserta, melainkan hanya bertugas memberikan dukungan operasional agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat berjalan optimal.

"Data calon siswa yang memenuhi kriteria sebenarnya cukup banyak. Namun berdasarkan pertimbangan Kementerian Sosial, setiap jenjang hanya menerima 90 siswa," jelasnya.

Hendra meminta seluruh camat mengawal kehadiran peserta didik yang telah dinyatakan lolos seleksi. Data nama siswa telah disampaikan kepada masing-masing camat agar dipastikan seluruh peserta benar-benar memasuki asrama sesuai jadwal.

“Kami meminta para camat memantau secara langsung agar seluruh siswa yang telah ditetapkan benar-benar hadir pada 11 sampai 13 Juli. Jangan sampai seluruh fasilitas sudah disiapkan, tetapi siswanya tidak datang,” tambahnya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|