Polisi mengevakuasi tim Adhyaksa FC Banten saat terjadi kericuhan usai melawan Persipura Jayapura pada pertandingan babak play-off Pegadaian Championship 2025-2026 atau Liga 2 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Papua, Jumat (8/5/2026). Adhyaksa FC Banten berhasil meraih tiket promosi ke Super League musim 2026-2027 usai mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 1-0.
REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, polisi saat ini masih menyelidiki penyebab kerusuhan yang terjadi di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura. Tim dari Inafis Polda Papua dan Reskrim Polres Jayapura saat ini masih mendata kerusakan yang terjadi akibat kerusuhan usai klub Persipura kalah dari Adyaksa FC yang berlangsung pada Jumat (8/5/2026) malam.
"Untuk memastikan penyebab kerusuhan hingga kini masih didalami namun penyebab awal diduga akibat kekecewaan setelah tim kebanggaan masyarakat di Tanah Papua Persipura kalah 0-1 dari Adyaksa FC," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito di Jayapura, Sabtu (9/5/2026).
Dikatakan, dari data awal terungkap sebanyak 64 kendaraan roda dua dan empat yang dibakar, dirusak serta dilaporkan hilang. Selain itu itu dampak kekalahan Persipura juga menyebabkan 11 orang dilaporkan terluka termasuk 10 anggota Polri yang saat itu sedang melakukan pengamanan.
"Satu anggota Polri seorang anggota yakni Ipda Arjuna yang bertugas di Polres Jayapura saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara akibat luka yang dialaminya," kata Kombes Cahyo.
Ketika ditanya berapa besar kerugian akibat kerusuhan, Kombes Cahyo mengaku, belum dapat dipastikan karena masih dalam penyelidikan.
"Pendataan masih berlanjut untuk memastikan berapa besar kerugian akibat kerusakan tersebut," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito.
sumber : Antara

2 hours ago
1

















































