Wakil PM Malaysia melawat kembali ke Indonesia dan temui Wapres Gibran.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi diagendakan melakukan lawatan kerja ke Indonesia pekan ini. Kunjungan tersebut akan mencakup pertemuan bilateral dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada Kamis (17/9).
Kepastian ini diungkapkan oleh Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Farzamie Sarkawi. Menurutnya, pertemuan antara kedua pemimpin akan menjadi agenda pembuka lawatan Wakil PM Malaysia.
"Wakil PM dan Wapres Gibran akan membahas kerja sama dua arah, perkembangan semasa, dan juga membahas target capaian bersama untuk konsultasi bilateral tahunan mendatang," kata Farzamie saat ditemui seusai perayaan Hari Malaysia di Jakarta, Selasa (15/9) malam.
Fokus Utama pada Penguatan Kerja Sama Halal
Selain pertemuan bilateral, kunjungan Ahmad Zahid Hamidi kali ini akan sangat memfokuskan diri pada penguatan kerja sama di sektor halal. Ia dijadwalkan menghadiri sebuah forum halal internasional yang berlokasi di Cibubur.
Farzamie menegaskan bahwa kehadiran Wakil PM Malaysia dalam forum tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama halal yang telah diteken oleh Indonesia dan Malaysia sebelumnya. "Ini akan menjadi fokus kunjungan beliau kali ini," tambahnya.
Pihak Kedutaan Besar Malaysia menekankan pentingnya peningkatan koordinasi antara kedua negara. Langkah ini dinilai krusial demi memastikan komitmen kerja sama halal yang telah disepakati benar-benar terwujud menjadi tindakan nyata di lapangan.
Sementara itu, mengenai kemungkinan Wakil PM Zahid untuk bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, Farzamie menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian dari pihak Indonesia.
Diketahui, ini bukanlah kunjungan pertama Ahmad Zahid Hamidi ke Indonesia dalam waktu dekat. Ia terakhir kali berkunjung pada 20—22 April 2025. Dalam lawatan sebelumnya, ia menemui Presiden Prabowo dan Wapres Gibran dalam kesempatan terpisah. Presiden Prabowo saat itu bahkan menyebut Zahid sebagai "kawan lama, dari masa muda" saat menerimanya di Istana Merdeka. Selain itu, Wakil PM Malaysia juga sempat melangsungkan pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta meluncurkan inisiatif ASEAN Unity Drive (AUD) 2025.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
3
















































