Tiba di Saudi, Musyrif Dini akan Pandu Jamaah Jalani Puncak Haji Sesuai Syariat

5 days ago 18

Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Madinah, Arab Saudi.

REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH — Musyrif Diny Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI telah mendarat di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz Madinah pada Selasa(12/5/2026) pukul 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Kedatangan Musyrif Diny Kemenhaj akan mendampingi dan mengarahkannya jamaah haji Indonesia dalam hal pelaksanaan ibadah haji itu sesuai dengan syariat Islam, yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

“Ketika ada dari jamaah haji yang sakit barangkali perlu bantuan seperti safari wukuf, bahkan nanti ketika mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, itu semuanya kita guidance bagaimana mereka bisa sesuai dengan tuntunan Islam," ucap KH Cholil Nafis yang juga Musyrif Diny kepada Media Center Haji 2026 di Madinah.

Selain soal ibadah, lanjut Kiai Cholil, Musyrif Diny juga akan memastikan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Kemenhaj itu sesuai dengan ajaran islam seperti wukuf di Arafah, bagaimana ketika mabit, bagaimana juga ketika melakukan lempar jumrah.

“Kita menjamin jamaah haji Indonesia sesuai dengan syariat Islam dan diharapkan nanti, kepatuhan sesuai dengan syariat Islam, kepatuhan terhadap ajaran-ajaran Islam, juga mendapat haji mabrur,"kata dia.

Kiai Cholil yang juga merupakan Rais Syuriyah PBNU mengatakan, sebelum puncak haji, nantinya Musyrif Diny ini akan memberikan sosialisasi kepada jamaah haji Indonesia terkait ibadah haji termasuk menjadi penengah terkait perbedaan soal fikih haji.

“Jadi perdebatan-perdebatan berkenaan dengan fikih haji dikembalikan kepada mazhab yang kita pakai di dalam kesepakatan Musyrif Dini yang akan menjadi panduan dari seluruh jemaah haji Indonesia yang dikelola atau dilaksanakan, difasilitasi oleh Kemenhaj,” ungkap dia.

Kiai Cholil mengungkapkan, Musyrif Diny yang jumlahnya lebih dari 30 orang ini akan dibagi di kantor daerah kerja (daker) Makkah, Madinah dan sektor-sektor yang ada di Makkah mulai dari sektor 1 hingga sektor 10.

“Kita memfasilitasi mereka (jamaah haji Indonesia-Red) terhadap masalah-masalah perhajian ini dari fikihnya, ibadahnya, mereka bisa tanya langsung kepada Musyrif Diny,” ungkapnya.

“Jadi para kiai bertugas di beberapa sektor, tapi selain itu mereka juga akan keliling dan suatu waktu kita secara berkala koordinasi antara Musyrif Diny dengan kementerian haji, penyelenggara pada tahun ini," kata dia.

sumber : MCH 2026

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|