Penyanyi Inggris Dua Lipa.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi pop asal Inggris Dua Lipa menggugat perusahaan elektronik Samsung sebesar 15 juta dolar AS atau sekitar Rp 243 miliar. Gugatan dilayangkan karena Samsung diduga menggunakan wajahnya untuk mempromosikan televisi tanpa izin dan tanpa pembayaran.
Dilansir dari Variety pada Senin (11/5/2026), gugatan tersebut diajukan di Pengadilan Distrik Pusat California. Dalam dokumen gugatan disebutkan bahwa Samsung menggunakan foto Dua Lipa pada kemasan kardus televisi mereka sejak tahun lalu.
Menurut gugatan itu, Dua Lipa baru mengetahui penggunaan fotonya belakangan dan meminta perusahaan menghentikan penggunaan tersebut. Namun, pihak Samsung disebut bersikap acuh dan tidak peduli serta menolak permintaan tersebut.
“Wajah Nona Lipa digunakan secara mencolok dalam kampanye pemasaran massal untuk produk konsumen tanpa sepengetahuannya, tanpa kompensasi, dan tanpa adanya kendali maupun persetujuan darinya,” demikian isi gugatan tersebut.
Pihak Dua Lipa menegaskan sang penyanyi tidak pernah memberikan izin dan tidak akan menyetujui penggunaan citranya untuk promosi produk tersebut. Gugatan itu juga menyebut Samsung diduga memperoleh keuntungan dari kesan seolah-olah Dua Lipa mendukung produk televisi mereka, padahal tidak demikian.
Foto yang dipermasalahkan disebut diambil di belakang panggung festival musik Austin City Limits Festival pada 2024. Dalam dokumen gugatan, Dua Lipa mengeklaim memiliki hak cipta atas foto tersebut.
Gugatan turut menyertakan sejumlah komentar pengguna media sosial X yang menunjukkan bahwa kemunculan foto Dua Lipa di kemasan televisi memengaruhi keputusan pembelian konsumen. “Saya sebenarnya tidak berniat membeli TV, tetapi setelah melihat kotaknya saya jadi membelinya,” tulis salah satu komentar yang dikutip dalam gugatan.
Komentar lain berbunyi, “Saya akan membeli TV itu hanya karena ada Dua Lipa di kemasannya.”
Dalam gugatan itu disebutkan bahwa Dua Lipa selama ini membangun citra sebagai merek premium dan sangat selektif dalam menerima kerja sama promosi produk.
Pihak penyanyi menuduh Samsung melanggar hak cipta, hak publisitas berdasarkan hukum California, Undang-Undang Lanham federal, serta pelanggaran merek dagang. Hingga berita ini ditulis, Samsung belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan tersebut.

5 hours ago
5















































