Jumali Selasa, 19 Mei 2026 13:07 WIB

Widodo C Putro/ Instagram: PSIS Semarang
Harianjogja.com, JOGJA— PSIS Semarang mulai menunjukkan keseriusannya untuk kembali ke Liga 1 setelah resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih kepala untuk menghadapi Pegadaian Championship 2026/27. Kehadiran pelatih berusia 55 tahun tersebut langsung memunculkan optimisme baru di tengah perayaan ulang tahun PSIS ke-94 yang berlangsung penuh antusiasme dari para pendukung Mahesa Jenar.
Pengumuman pelatih anyar itu disampaikan manajemen PSIS pada Senin (18/5/2026). Widodo datang menggantikan Kas Hartadi yang meninggalkan kursi pelatih setelah kompetisi musim lalu berakhir. Pergantian ini sekaligus menjadi sinyal bahwa PSIS tidak ingin terlalu lama bertahan di kasta kedua sepak bola nasional.
Asisten Manajer PSIS, Moch Reza Handhika, mengatakan manajemen sengaja memilih Widodo karena pengalaman panjangnya dalam membawa klub promosi ke Liga 1. Menurutnya, rekam jejak tersebut menjadi modal penting untuk membangun kembali kekuatan PSIS di musim depan.
“Dengan bangga di momen ulang tahun PSIS Semarang ke-94 tahun ini kami memperkenalkan pelatih anyar untuk musim depan,” ujar Reza.
Nama Widodo C Putro memang memiliki catatan kuat di kompetisi Pegadaian Championship. Sebelum bergabung dengan PSIS, ia baru saja membawa Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/26. Kesuksesan itu membuat namanya kembali menjadi perhatian di sepak bola nasional.
Bukan hanya bersama Garudayaksa FC, Widodo juga dikenal sebagai pelatih yang beberapa kali sukses mengantar klub promosi ke kasta tertinggi. Pada musim 2024/25, ia membawa Persijap Jepara naik ke Liga 1. Sementara pada musim 2019, Widodo juga berhasil mengantar Persita Tangerang promosi.
“ Kami percayakan tim di musim depan untuk diarsiteki oleh Widodo C Putro,” tegas Reza.
Bagi suporter PSIS di Kota Semarang, penunjukan ini dianggap sebagai langkah penting untuk menghidupkan kembali ambisi klub setelah harus turun kasta. Harapan publik kini tertuju pada kemampuan Widodo membangun mental tim sekaligus menjaga konsistensi sepanjang musim yang dikenal ketat dan penuh tekanan.
Target yang dipasang manajemen pun tidak setengah-setengah. PSIS secara terbuka menegaskan misi utama musim depan adalah kembali ke Liga 1. Kehadiran Widodo diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan tim akan sosok pelatih berpengalaman yang memahami tekanan perebutan tiket promosi.
“Dengan pengalamannya membawa beberapa tim sebelumnya promosi diharapkan beliau juga bisa membawa PSIS Semarang kembali ke Liga 1,” ucap Reza.
Situasi ini membuat ekspektasi terhadap Widodo C Putro semakin tinggi sejak hari pertama diperkenalkan. Setiap pertandingan musim depan diperkirakan akan mendapat perhatian besar dari suporter yang menunggu kebangkitan Mahesa Jenar setelah musim sebelumnya berakhir kurang memuaskan.
“Sejalan dengan target kami (manajemen PSIS) musim ini yaitu promosi,” lanjutnya.
Kini perhatian publik sepak bola di Kota Semarang mulai tertuju pada langkah awal Widodo membentuk skuad PSIS untuk menghadapi kompetisi baru. Aktivitas perekrutan pemain, strategi permainan, hingga kesiapan tim menjalani musim panjang diperkirakan menjadi sorotan utama dalam beberapa pekan ke depan seiring tingginya harapan suporter agar Mahesa Jenar segera kembali tampil di Liga 1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































