
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza. /Istimewa.
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR—Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mendesak Israel segera membebaskan seluruh aktivis kemanusiaan yang ditahan dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, Palestina. Desakan itu disampaikan setelah lebih dari 100 aktivis dilaporkan ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza.
Anwar menyatakan pemerintah Malaysia kini menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin negara sahabat guna mempercepat upaya pembebasan para aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan otoritas Israel.
“Saya sedang bekerja sama erat dengan para pemimpin negara-negara sahabat untuk memastikan seluruh aktivis yang ditahan oleh rezim Zionis Israel segera dibebaskan,” kata Anwar Ibrahim dalam pernyataan resminya di Kuala Lumpur, Selasa (19/5/2026).
Ia menegaskan Malaysia menolak segala bentuk perlakuan tidak manusiawi terhadap para aktivis kemanusiaan tersebut. Menurut Anwar, para relawan hanya membawa misi perdamaian serta bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan di Gaza.
“Malaysia menuntut agar para aktivis tidak diperlakukan secara zalim, dihalangi hak kemanusiaannya, ataupun dikenai tindakan tidak berperikemanusiaan,” ujarnya.
Sebelumnya, Anwar juga telah mengecam keras penahanan armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla oleh Israel. Ia menilai tindakan tersebut bukan hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga mencederai nilai-nilai hak asasi manusia.
Menurutnya, penahanan terhadap kapal bantuan kemanusiaan menunjukkan tindakan sewenang-wenang Israel terhadap pihak-pihak yang menyuarakan solidaritas untuk Palestina.
Anwar menyebut aksi pencegatan armada Global Sumud Flotilla menjadi bagian dari upaya membatasi bantuan kemanusiaan sekaligus membungkam dukungan internasional terhadap rakyat Palestina.
“Ia menambahkan lebih dari 100 aktivis Global Sumud Flotilla ditahan, 16 di antaranya adalah warga Malaysia yang ikut dalam misi damai tersebut.”
Dalam pernyataannya, Anwar juga menegaskan dunia internasional tidak boleh terus diam terhadap situasi yang terjadi di Palestina maupun terhadap penahanan aktivis kemanusiaan oleh Israel.
“Penindasan terhadap rakyat Palestina dan terhadap mereka yang membawa bantuan kemanusiaan harus segera dihentikan,” ujar Anwar.
Ia juga meminta Israel mempertanggungjawabkan tindakan penahanan terhadap para aktivis Global Sumud Flotilla yang sedang menjalankan misi bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































