Fitur Baru WhatsApp Bikin Anggota Grup Cepat Nyambung

2 hours ago 1

Jumali

Jumali Selasa, 19 Mei 2026 13:17 WIB

Fitur Baru WhatsApp Bikin Anggota Grup Cepat Nyambung

Foto ilustrasi Whatssapp. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— WhatsApp kembali menyiapkan pembaruan yang dekat dengan kebiasaan pengguna sehari-hari. Kali ini, aplikasi pesan instan tersebut menghadirkan fitur greeting message untuk membantu anggota baru mengenali aturan dan budaya komunikasi grup sejak awal masuk.

Fitur tersebut ditemukan dalam WhatsApp beta Android versi 2.26.19.2 yang tersedia di Google Play Store. Kehadiran fitur baru ini menunjukkan WhatsApp mulai memberi perhatian lebih pada kenyamanan interaksi sosial pengguna, bukan hanya soal keamanan percakapan.

Selama ini, banyak pengguna WhatsApp memilih menjadi silent reader selama beberapa hari karena belum memahami topik pembahasan grup. Tidak sedikit pula yang kesulitan mengenali aturan komunitas, pola komunikasi anggota lama, hingga kebiasaan obrolan yang sudah terbentuk sebelumnya.

Melalui fitur greeting message, admin grup nantinya bisa membuat pesan sambutan singkat yang langsung muncul saat anggota baru masuk ke grup. Dengan begitu, pengguna tidak perlu lagi mencari informasi penting di kolom deskripsi grup yang sering kali terlewat atau jarang dibaca.

Isi pesan sambutan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing komunitas. Admin grup dapat menambahkan aturan penting, tujuan grup, hingga ajakan sederhana agar anggota baru memperkenalkan diri kepada peserta lain.

Contohnya, admin dapat menulis, “Selamat datang, silakan perkenalkan nama dan asal Anda agar anggota lain lebih mudah mengenal.”

Sistem tersebut dinilai bisa membantu pengguna lebih cepat beradaptasi saat masuk ke grup baru, terutama pada komunitas besar dengan anggota aktif yang cukup banyak. Situasi ini selama ini sering membuat anggota baru merasa minder atau takut salah berbicara.

WhatsApp juga membuat fitur ini bersifat opsional. Artinya, greeting message tidak otomatis aktif dan hanya dapat digunakan jika admin grup mengaktifkannya secara manual melalui menu pengaturan grup.

Jika dalam satu grup terdapat lebih dari satu admin, diperkirakan hanya tersedia satu pesan sambutan yang digunakan bersama. Langkah ini dilakukan agar informasi yang diterima anggota baru tetap konsisten dan tidak membingungkan.

Sebelum mengembangkan greeting message, WhatsApp lebih dulu menghadirkan fitur berbagi riwayat percakapan untuk anggota baru grup pada Februari lalu. Berdasarkan laporan WABetaInfo pada Selasa (19/5/2026), fitur tersebut memungkinkan pengguna melihat ringkasan percakapan sebelumnya tanpa harus meminta tangkapan layar dari anggota lain.

Pengguna dapat membagikan sekitar 25 hingga 100 pesan terbaru dari percakapan selama 14 hari terakhir. Pesan yang dibagikan juga memiliki tampilan warna berbeda sehingga mudah dikenali sebagai bagian dari riwayat obrolan grup.

WhatsApp memastikan sistem tersebut tetap menggunakan perlindungan end-to-end encryption. Dengan sistem keamanan itu, isi percakapan hanya dapat dibaca pihak yang terlibat sehingga privasi pengguna tetap terjaga.

Kehadiran greeting message memperlihatkan arah baru pengembangan WhatsApp yang kini mulai fokus pada pengalaman interaksi digital yang lebih nyaman. Tidak hanya menghadirkan keamanan, WhatsApp juga mencoba membantu pengguna lebih mudah beradaptasi di ruang percakapan baru.

Pembaruan ini melengkapi sejumlah fitur lain yang sedang dikembangkan WhatsApp, mulai dari pesan yang hilang setelah dibaca, tema percakapan baru, pengelolaan channel yang lebih rapi, hingga peningkatan tampilan visual aplikasi.

Bagi pengguna yang aktif mengikuti komunitas, grup pekerjaan, organisasi kampus, hingga forum hobi, fitur seperti greeting message diperkirakan dapat membantu mempercepat proses adaptasi dan mengurangi rasa canggung saat memasuki lingkungan percakapan baru yang sebelumnya terasa asing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|