Video Konvoi Berbahaya Viral, Polres Bantul Amankan 11 Pelajar

5 hours ago 4

Video Konvoi Berbahaya Viral, Polres Bantul Amankan 11 Pelajar

Markas Kepolisian Resor Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Antara/Hery Sidik

Harianjogja.com, BANTUL— Polres Bantul mengamankan 11 remaja yang masih berstatus pelajar setelah video aksi konvoi sepeda motor secara berbahaya di wilayah Dlingo viral di media sosial. Aksi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain karena dilakukan dengan manuver zig-zag hingga menggesekkan standar kendaraan ke aspal sehingga menimbulkan percikan api.

Peristiwa yang menjadi perhatian publik itu terjadi di ruas Jalan Margo Mulyo Imogiri–Dlingo, tepatnya di Dusun Gunung Cilik, Kalurahan Muntuk, Kapanewon Dlingo. Video yang beredar luas memperlihatkan sejumlah pengendara melakukan aksi yang berisiko memicu kecelakaan lalu lintas.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan berdasarkan hasil penelusuran petugas, rombongan remaja tersebut sebelumnya berkumpul di rumah salah satu rekannya di wilayah Trirenggo, Bantul, pada Selasa (30/6/2026) malam.

Setelah berkumpul, mereka berpindah ke kawasan Gapensi Bantul sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Watu Amben di Patuk, Gunungkidul. Tujuan perjalanan tersebut untuk berkumpul dan menikmati suasana malam di salah satu kedai kopi di kawasan tersebut.

Namun, dalam perjalanan menuju lokasi, sejumlah anggota rombongan melakukan aksi berkendara yang dinilai membahayakan. Manuver kendaraan dilakukan di jalan umum yang masih digunakan masyarakat sehingga memicu kekhawatiran pengguna jalan lainnya.

“Dalam perjalanan menuju lokasi itulah mereka melakukan aksi berbahaya di Jalan Margo Mulyo Imogiri-Dlingo. Salah satu peserta rombongan sengaja merekam aksi tersebut untuk diunggah ke media sosial,” kata Rita, Sabtu (4/7/2026).

Video yang beredar kemudian memicu reaksi masyarakat. Beberapa hari setelah kejadian, para remaja tersebut mendatangi kawasan Gunung Cilik untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada warga yang merasa terganggu akibat aksi mereka.

Saat berada di kawasan Pinus Becici, rombongan bertemu dengan warga setempat dan dilakukan mediasi. Dalam proses tersebut, masyarakat kemudian menghubungi aparat kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

“Selanjutnya masyarakat menghubungi Polsek Dlingo sehingga petugas datang ke lokasi dan mengamankan para remaja tersebut untuk dimintai keterangan,” ujar Rita.

Sebanyak 11 pelajar yang diamankan masing-masing berinisial FN (17), AP (14), ARF (14), AA (15), FA (13), HAFI (17), NR (14), AZM (16), OS (17), ABA (15), dan AFK (15).

Saat ini seluruh remaja tersebut masih menjalani pemeriksaan di Polsek Dlingo. Polisi juga telah memanggil orang tua masing-masing untuk mendampingi proses pemeriksaan sekaligus memberikan pembinaan.

Selain itu, Polres Bantul berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas untuk mendalami kemungkinan adanya pelanggaran lalu lintas maupun unsur lain yang berkaitan dengan keselamatan berkendara.

“Kasusnya masih didalami, termasuk melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang digunakan, kelengkapan surat-surat kendaraan, serta apakah ditemukan barang berbahaya seperti senjata tajam,” kata Rita.

Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas bersama.

“Jangan coba-coba mengganggu kondusivitas wilayah Bantul. Pasti akan kami tindak tegas. Keselamatan masyarakat merupakan prioritas kami dan setiap pelanggaran yang meresahkan masyarakat akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegas Bayu.

Kasus ini menjadi pengingat bagi para remaja dan orang tua mengenai pentingnya pengawasan serta edukasi keselamatan berlalu lintas. Selain berisiko terhadap diri sendiri, aksi berkendara secara ugal-ugalan di jalan umum juga dapat membahayakan pengguna jalan lain dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|