Farizal Romadhon gugur di Lebanon.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH, –
Praka Farizal Romadhon, seorang prajurit TNI yang dikenal rajin beribadah dan ramah, gugur akibat serangan artileri di Lebanon Selatan pada Minggu (29/3). Serangan tersebut menghantam area Indobatt UNP 7-1 di Kota Adshit Al-Qusyar, tempat Praka Farizal bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Menurut Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Iskandar Muda, Kolonel Inf Mustafa Kamal, Praka Farizal Romadhon adalah anggota Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti (Yonif 113/JS) yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S.
Dalam keterangannya di Banda Aceh, Selasa, Mustafa Kamal menyampaikan bahwa almarhum sangat loyal dan dikenal memiliki dedikasi tinggi. Praka Farizal meninggalkan seorang istri, Fafa Nur Azila, dan seorang anak berusia dua tahun, Shanaya Almahyra Elshanu.
Proses Pemulangan Jenazah
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, mengungkapkan bahwa proses administrasi pemulangan jenazah Praka Farizal ke Indonesia sedang dilakukan dengan bantuan KBRI Beirut. Jenazah saat ini disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ).
Selain Farizal, tiga prajurit TNI lainnya juga menjadi korban dalam serangan tersebut. Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, sementara Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis intensif.
Investigasi dan Langkah TNI
TNI menunggu hasil investigasi UNIFIL untuk mendapatkan informasi lengkap terkait serangan tersebut. Aulia Dwi Nasrullah menyatakan bahwa intensitas konflik yang meningkat di wilayah tersebut menjadi latar belakang terjadinya serangan artileri ini. TNI juga akan meningkatkan kewaspadaan prajurit dalam menjalankan tugas.
Praka Farizal Romadhon bergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon sejak April 2025 dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Mei 2026. Namun, takdir berkata lain, ia berpulang sebelum menuntaskan tugas mulianya. Pengorbanannya menjadi pengingat akan risiko dalam menjaga perdamaian dunia.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

8 hours ago
6
















































