Alwi Al Haddad, alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang kini berkiprah di bidang keamanan siber berbagi pengalamannya dalam sesi talkshow SERASI (Seminar Inspirasi) 2026, Sabtu (28/3/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK - Alwi Al Haddad, alumni Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang kini berkiprah di bidang keamanan siber berbagi pengalamannya dalam sesi talkshow SERASI (Seminar Inspirasi) 2026, Sabtu (28/3/2026) secara hybrid, lewat platform zoom. Di hadapan mahasiswa baru (maba) UNM periode Maret 2026, ia mengangkat bahasan tentang pentingnya keberanian mencoba hal baru sebagai kunci berkembang di era digital.
Alwi menceritakan perjalanannya yang tidak selalu linier. Ia mengaku sempat menjadi mahasiswa “kupu-kupu” (kuliah-pulang), namun tetap aktif mengembangkan diri di luar kelas dengan belajar mandiri dan mencari bimbingan. Ia memanfaatkan fasilitas kampus seperti pusat inovasi untuk berdiskusi dan mengasah kemampuan di bidang teknologi.
“Walaupun saya bukan tipe yang aktif di dalam kampus, saya tetap belajar sendiri dan konsultasi untuk mengembangkan skill,” ujarnya dalam MOKA SERASI 2026.
Dalam ceritanya, Alwi turut menyinggung peluang di bidang keamanan siber, termasuk keterlibatan dalam komunitas hingga peluang berkarier di sektor pertahanan seperti satuan siber TNI. Ia menjelaskan jalur masuk TNI kini semakin beragam, termasuk melalui pendidikan sarjana yang disesuaikan dengan kebutuhan bidang tertentu.
“Sekarang banyak peluang, termasuk di bidang siber. Tinggal bagaimana kita mau mencoba dan mempersiapkan diri,” kata Alwi.
Alwi, yang sekarang sebagai Paunit Satlinta Satsiber Mabes TNI menekankan pentingnya mental berani bagi mahasiswa. “Jangan takut mencoba hal baru dan jangan berpikir capek dulu. Kita harus berani keluar dari zona nyaman,” kata dia.
Ia berharap mahasiswa UNM yang terkenal sebagai Kampus Digital Bisnis dapat lebih proaktif dalam mengembangkan diri, baik melalui pengalaman akademik maupun eksplorasi di luar kampus.

2 hours ago
2
















































