REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla atau Gus Ulil menilai menghangatnya pembicaraan mengenai kandidat Ketua Umum PBNU merupakan dinamika yang lazim menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Meski demikian, ia mengaku tidak memiliki komentar khusus terkait munculnya nama Menteri Agama RI, Prof Nasaruddin Umar yang disebut layak masuk bursa calon Ketum PBNU.
"Salah satu pembicaraan yang sekarang ramai berlangsung di tubuh warga NU adalah soal kandidat. Ramai sekarang ini ada beberapa calon yang diusulkan. Itu dinamika yang biasa menjelang Muktamar karena ini adalah Munas dan Konbes terakhir sebelum muktamar besok pada bulan Agustus," ujar Gus Ulil saat menghadiri Harlah ke-2 Asosiasi Pertambangan Warga Nusantara (APWNU) di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Menanggapi munculnya nama Prof Nasaruddin Umar yang sebelumnya diungkapkan Sekretaris PBNU sekaligus Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Gus Ulil mengatakan dirinya tidak memiliki tanggapan khusus."Saya tidak punya komentar khusus mengenai Menag, tetapi calon-calon sekarang sudah mulai muncul,"tegas dia.
Menurut Gus Ulil, sejauh ini terdapat sekitar dua hingga tiga nama yang mulai beredar sebagai kandidat Ketua Umum PBNU. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan para peserta muktamar, yakni para pengurus cabang dan wilayah.
"Ya ada sekitar dua-tiga nama yang sekarang beredar. Nanti kita serahkan kepada para peserta Muktamar, pengurus-pengurus cabang dan wilayah, mana penerus atau calon yang mereka anggap cocok,"kata dia.

1 day ago
5

















































