Mentan Amran Siapkan Rp5 Triliun, Lahan Kering Bisa Panen 3 Kali

2 days ago 12

Foto udara pompa air tenaga surya mengairi irigasi lahan pertanian padi di Desa Labruk Kidul, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (5/12/2024). Pompa air tenaga surya yang per unit dapat mengairi 10 hektar lahan pertanian tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian dengan total 94 unit di sembilan kecamatan sebagai upaya peningkatan produktivitas pertanian di wilayah itu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan penguatan program irigasi perpompaan (irpom) sebagai salah satu terobosan utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Menurut Amran, pemanfaatan manajemen air melalui sistem pompanisasi mampu mengubah pola tanam petani secara signifikan, khususnya di lahan kering atau upland.

Ia menjelaskan, lahan yang sebelumnya hanya bisa ditanami satu kali dalam setahun kini berpotensi ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali masa tanam.

“Kebijakan ini menjadi kunci dalam mendorong peningkatan produksi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada perluasan lahan baru,” ujar Amran dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Desa Banyurip, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Kamis (16/4).

Di lokasi tersebut, Amran menyaksikan langsung implementasi pompanisasi yang telah memberikan dampak nyata bagi petani setempat.

Sistem irigasi perpompaan berkapasitas 5.000 liter yang terpasang mampu mengairi sekitar 20 hektare lahan pertanian.

Keberadaan infrastruktur tersebut dinilai menjadi faktor kunci dalam peningkatan frekuensi panen petani di wilayah tersebut.

“Ini sangat kreatif, di mana pompanisasi di sini sudah jalan. Yang dulu panen satu kali, menjadi tiga kali,” kata Amran.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan di Magelang akan direplikasi ke berbagai daerah lain di Indonesia.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|