Kebakaran di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Wirobrajan Bank BPD DIY, Jalan Kapten Piere Tendean No.32, Wirobrajan, Kota Jogja, Kamis (12/3/2026) malam. Ist - Humas Polresta Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Insiden kebakaran hebat melanda Kantor Cabang Pembantu (KCP) Wirobrajan Bank BPD DIY yang berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean No.32, Kota Jogja, pada Kamis (12/3/2026) malam.
Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba tersebut menghanguskan area depan bangunan perbankan serta melumat habis sedikitnya enam unit sepeda motor inventaris yang terparkir di lokasi kejadian.
PS Kasihumas Polresta Jogja, Ipda Anton Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa rentetan peristiwa bermula saat warga sekitar dikejutkan oleh suara dentuman keras dari arah instalasi listrik di depan bank pada pukul 20.25 WIB.
Laporan warga menyebutkan bahwa suara ledakan berasal dari komponen trafo listrik yang kemudian dengan cepat memicu munculnya lidah api ke arah bangunan.
“Warga melaporkan terdengar suara ledakan dari trafo listrik di depan Bank BPD DIY yang kemudian diikuti munculnya api. Petugas Polsek Wirobrajan yang menerima informasi langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal,” jelas Anton.
Begitu tiba di titik api, personel kepolisian mendapati fasad depan bank sudah dalam kondisi membara, sehingga tindakan darurat menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) langsung dilakukan sebagai upaya lokalisir api.
Tak berselang lama, bala bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jogja serta Kabupaten Bantul tiba di lokasi untuk memadamkan si jago merah secara total. Berkat respons cepat lintas sektor tersebut, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar 30 menit kemudian sebelum merambat lebih jauh ke bagian dalam gedung utama.
Berdasarkan hasil investigasi awal dan keterangan sejumlah saksi mata, petaka ini diduga kuat dipicu oleh terlepasnya kabel pada salah satu tiang listrik yang berada tepat di depan kantor cabang tersebut. Kondisi teknis itu memicu arus pendek yang berujung pada ledakan trafo serta hujan percikan api ke area di bawahnya.
“Percikan api kemudian mengenai trafo di tiang sebelahnya hingga menimbulkan kebakaran. Api yang jatuh ke bawah membakar dua tenda yang ada di lokasi dan merembet ke dinding depan bangunan bank,” katanya.
Dampaknya, enam unit kendaraan roda dua milik perusahaan tidak sempat diselamatkan dan mengalami kerusakan berat akibat panasnya api.
Adapun rincian kendaraan inventaris yang hangus terdiri atas dua unit Honda PCX, satu unit Honda ADV, satu unit Honda Beat, satu unit Honda Stylo, serta satu unit Honda Vario 125. Kerusakan material juga menyasar papan reklame raksasa berukuran 15 meter x 6 meter yang berada di bagian depan gedung, serta kerusakan pada dua trafo milik PLN.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara untuk kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait,” ujar Anton menekankan bahwa keselamatan jiwa tetap menjadi prioritas utama.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut melalui olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti korsleting listrik yang memicu kerugian besar di lingkungan perbankan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































