Pagi Mencekam di Jalan Jogja-Solo, Bus Seruduk Mobil dan Motor

2 hours ago 1

Pagi Mencekam di Jalan Jogja-Solo, Bus Seruduk Mobil dan Motor Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jogja-Solo tepatnya di depan Harmoni Furniture, Dusun Rejoinangun, Kalongan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 06.45 WIB. Insiden tersebut melibatkan satu bus Hino, dua mobil, dan tiga sepeda motor.

Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas dari arah Sleman menuju pusat Kota Jogja sempat mengalami kemacetan panjang pada jam sibuk pagi. Sejumlah kendaraan terlihat menumpuk di lokasi karena proses evakuasi korban dan kendaraan yang ringsek.

Kasi Humas Polresta Sleman, Argo Anggoro, mengatakan kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari timur ke barat di lajur kiri Jalan Jogja-Solo.

Sebuah sepeda motor Honda Vario yang dikendarai ASZ (19), warga di Purwomartani, Kalasan, diduga mencoba menyalip dari sisi kanan. Namun motor tersebut justru bersenggolan dengan kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya hingga pengendara terjatuh di jalan.

Situasi mendadak itu membuat pengemudi Toyota Calya di belakangnya mencoba menghindar dengan mengerem ke kanan. Honda BR-V yang berada di belakang Calya juga ikut melakukan pengereman mendadak.

Namun bus Hino yang melaju dari belakang tidak sempat menghentikan laju kendaraan. Bus tersebut kemudian menabrak Honda BR-V hingga terdorong menghantam Toyota Calya dan sepeda motor Honda Beat yang sudah lebih dulu terjatuh di jalan.

Tidak berhenti di situ, sebuah sepeda motor Honda CB yang berada di belakang juga ikut menabrak kendaraan di depannya karena jarak yang terlalu dekat.

Akibat tabrakan beruntun tersebut, tujuh orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Jogja.

Pengendara Honda Vario, ASZ (19), mengalami patah tulang dan langsung dilarikan ke RS Hardjolukito. Sementara pengendara Honda CB, APA (26), warga di Kalitirto, mengalami patah tulang betis dan lecet-lecet hingga dirawat di RS Hermina.

Pengendara Honda Beat, AKA (17), warga di Tegaltirto, mengalami luka lecet pada bagian lutut dan kaki. Korban juga menjalani perawatan di RS Hermina.

Sopir Honda BR-V berinisial AI (48) bersama penumpangnya, L (42), mengalami luka memar pada betis, lecet di lengan, dan benturan di kepala sehingga harus mendapatkan penanganan di RS Hardjolukito.

Sementara pengemudi Toyota Calya, LRP (37), mengalami luka melepuh pada bagian lengan akibat benturan dalam kecelakaan tersebut.

Polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden itu. Namun kerusakan kendaraan yang terlibat cukup parah dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp56,5 juta.

Toyota Calya menjadi kendaraan dengan kerusakan paling berat setelah bagian depan dan samping mengalami penyok, kaca pecah, serta airbag mengembang. Kerugian mobil tersebut diperkirakan mencapai Rp30 juta.

Honda BR-V juga mengalami kerusakan pada bemper dan lampu depan dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta. Sementara bus Hino mengalami kerusakan pada bagian bemper depan dengan kerugian sekitar Rp5 juta.

Ketiga sepeda motor yang terlibat rata-rata mengalami lecet dan kerusakan ringan dengan nilai kerugian sekitar Rp500 ribu per kendaraan.

Hingga Kamis siang, polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan termasuk memeriksa sopir bus Hino berinisial REP (28), warga di Ngawi, Jawa Timur.

Lokasi kecelakaan di kawasan Maguwoharjo dikenal cukup padat terutama pada pagi hari saat aktivitas warga menuju sekolah dan tempat kerja meningkat. Polisi mengimbau pengendara menjaga jarak aman serta menghindari manuver menyalip secara berbahaya di jalur padat seperti Jalan Jogja-Solo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|