Harianjogja.com, JOGJA—Niklas Sule resmi mengumumkan akan pensiun dari sepak bola profesional pada akhir musim 2025/2026. Keputusan bek Borussia Dortmund itu cukup mengejutkan karena usianya masih tergolong produktif untuk seorang pemain bertahan.
Namun di balik keputusan tersebut, Sule mengaku mengalami tekanan psikologis berat akibat trauma cedera yang terus menghantuinya dalam beberapa tahun terakhir. Ketakutan mengalami robek ligamen untuk ketiga kalinya menjadi alasan utama ia memilih berhenti bermain.
Pengumuman pensiun itu disampaikan langsung Sule melalui laman resmi Borussia Dortmund pada Kamis (7/5/2026). Padahal kontraknya bersama klub Bundesliga tersebut sebenarnya masih berlaku hingga 30 Juni 2026.
“Saya akan mengakhiri karier saya pada musim panas ini,” ujar Sule.
Momen yang disebut menjadi titik balik keputusan itu terjadi saat Borussia Dortmund menghadapi TSG Hoffenheim di PreZero Arena pada 18 April 2026. Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 1-2 tersebut, Sule mengalami insiden di babak pertama setelah terpeleset dan merasakan nyeri hebat pada lututnya.
Bek bertinggi 1,95 meter itu kemudian ditarik keluar pada menit ke-42. Namun yang paling membekas justru terjadi setelah pertandingan ketika ia menjalani pemeriksaan medis.
“Melihat itu, saya pergi ke kamar mandi dan menangis di sana sekitar 10 menit. Saya benar-benar berpikir ligamennya robek lagi,” kenang Sule.
Trauma tersebut bukan tanpa alasan. Sule pernah mengalami cedera putus ligamen ACL yang membuatnya absen selama sekitar 10 bulan pada musim 2019-2020. Cedera serupa juga pernah dialaminya pada 2016.
Meski hasil MRI terbaru tidak menunjukkan kerusakan ACL, pengalaman buruk di masa lalu membuat Sule mulai memikirkan dampak jangka panjang terhadap kehidupannya di luar sepak bola.
“Saya tidak bisa membayangkan sesuatu yang lebih buruk dari merasakan robekan ligamen untuk ketiga kalinya saat sedang berlibur bersama anak-anak,” tambahnya.
Sepanjang kariernya, Sule dikenal sebagai salah satu bek tangguh Jerman. Ia memulai debut profesional bersama TSG Hoffenheim pada 2010 sebelum namanya melambung bersama Bayern Muenchen sejak 2017.
Bersama Bayern Muenchen, Sule meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk lima trofi Bundesliga, satu Liga Champions, dua DFB Pokal, dan satu Piala Dunia Antarklub.
Pada 2022, ia bergabung dengan Borussia Dortmund dan menjadi bagian penting lini pertahanan klub. Selama memperkuat Dortmund, Sule mencatatkan 109 penampilan dan turut membawa klub mencapai final Liga Champions musim 2023/2024.
Di level internasional, Sule juga menjadi andalan Timnas Jerman dengan total 49 caps. Penampilan terakhirnya bersama tim nasional tercatat pada 2023.
Namun musim 2025/2026 menjadi periode yang berat bagi Sule. Ia hanya tampil dalam 10 pertandingan akibat berbagai masalah kebugaran dan cedera yang terus berulang, termasuk cedera betis sebelum insiden di Hoffenheim.
Catatan medisnya menunjukkan hampir setiap musim sejak 2016 ia harus masuk ruang perawatan. Tingginya intensitas duel fisik sebagai bek tengah dengan postur besar disebut menjadi salah satu faktor yang memperberat kondisi persendiannya.
Publik Signal Iduna Park diperkirakan akan memberikan penghormatan terakhir bagi Sule pada laga penutup musim ini. Bagi banyak penggemar Dortmund, keputusan pensiun itu memang terasa terlalu cepat, tetapi dianggap sebagai pilihan realistis demi kesehatan dan keluarganya di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































