
Rangkaian acara HUT ke-15 PT Importa Jaya Abadi di Kalurahan Tridadi, Kapanewon Sleman, Sleman, Sabtu (4/7/2026). /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, SLEMAN— PT Importa Jaya Abadi (Importa Furniture) memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-15 dengan menggelar sunat massal bagi 40 anak di Sleman, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama pada masa liburan sekolah.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan sosial tersebut cukup tinggi. Bahkan, jumlah peserta yang semula dibatasi 30 anak ditambah menjadi 40 anak setelah banyaknya pendaftar yang memenuhi persyaratan. Seluruh peserta berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sleman dan telah melalui proses seleksi sebelum mengikuti kegiatan.
CEO PT Importa Jaya Abadi, Nizar Bawazier, mengatakan peringatan hari jadi perusahaan sengaja diisi dengan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya berkembang sebagai pelaku industri furnitur.
"Prinsip saya adalah Importa harus menjadi perusahaan besar, tidak hanya di industri furnitur, tetapi juga memberikan manfaat besar bagi masyarakat," kata Nizar saat ditemui di Importa, Tridadi, Sleman, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Nizar, setiap program CSR yang dijalankan selalu diawali dengan melihat kebutuhan nyata di tengah masyarakat, bukan sekadar mengikuti isu atau tren yang sedang berkembang.

Ia menilai sunat massal menjadi salah satu program yang tepat sasaran karena bertepatan dengan masa liburan sekolah. Pada periode tersebut, banyak orang tua memilih menyunat anak-anak mereka, sementara masih ada keluarga yang membutuhkan bantuan biaya untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
"Di musim liburan seperti sekarang, banyak keluarga ingin menyunat anak-anak mereka. Di sisi lain, masih banyak orang yang membutuhkan bantuan untuk itu," katanya.
Selain menyelenggarakan sunat massal, Importa Furniture juga menjalankan program pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami kekeringan, termasuk di Kabupaten Gunungkidul. Menurut Nizar, penyediaan akses air bersih merupakan bentuk amal yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Ia menambahkan peserta sunat massal tidak hanya berasal dari lingkungan sekitar perusahaan, tetapi juga datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Sleman.
"Sebagian di antaranya berasal dari orang-orang di sekitar perusahaan, tetapi sebagian juga berasal dari berbagai daerah di Sleman," katanya.
Direktur Hukum Importa, Erda Aldo Amiarso, menjelaskan tingginya minat masyarakat membuat perusahaan menambah kuota peserta dari semula 30 anak menjadi 40 anak.
"Kami berhasil meningkatkan kuota dari 30 menjadi 40 anak karena ada cukup banyak pendaftar. Setelah proses seleksi, 40 anak terpilih untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini," kata Erda.
Erda mengatakan seluruh peserta telah melalui proses penyaringan dan mayoritas merupakan anak usia sekolah dasar. Pelaksanaan sunat massal kembali bekerja sama dengan RS PKU Muhammadiyah Sleman sebagai mitra penyedia layanan kesehatan.
Kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan saat liburan sekolah agar peserta memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat sebelum kembali mengikuti kegiatan belajar. Untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman, perusahaan juga menghadirkan hiburan berupa badut dan pertunjukan sulap sehingga anak-anak tidak merasa tegang selama mengikuti kegiatan.
"Kami ingin anak-anak merasa lebih nyaman. Mereka tidak menjalani sunat sendirian, tetapi bersama teman-teman lain agar suasananya lebih menyenangkan dan tidak terlalu menegangkan," katanya.
Erda menambahkan sunat massal merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-15 Importa Furniture. Perusahaan juga menjadwalkan kegiatan donor darah gratis dan pemeriksaan kesehatan pada 11 Juli 2026.
Selanjutnya, pada 20 dan 25 Juli 2026 akan digelar agenda puncak peringatan hari jadi berupa kegiatan apresiasi internal perusahaan serta peresmian sumur sebagai bagian dari program CSR. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai perusahaan yang dirangkum dalam jargon BESI, yakni Berani, Antusias, Sinergi, dan Integritas, sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat sekitar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































