Elon Musk Kasih Peringatan, AI Bisa Membunuh Seluruh Umat Manusia

1 day ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejarah pendirian OpenAI, perusahaan pencipta ChatGPT, terungkap. Elon Musk mengklaim OpenAI didirikan karena ia dan pendiri yang lain cemas dengan ancaman AI buatan Google ke manusia.

Cerita tersebut adalah bagian dari kesaksian yang dalam sidang gugatan Musk ke CEO OpenAI Sam Altman dan petinggi OpenAI lainnya. Musk menuduh Altman mencurangi dirinya karena mengubah misi "mulia" OpenAI menjadi misi mencari keuntungan. Musk adalah salah satu pendiri OpenAI dan penyandang modal pertama.

"Pada dasarnya, saya duga mereka akan membuat gugatan ini terlihat sangat rumit, padahal sangat sederhana. Apa boleh amal dicuri?" katanya.

Musk mengklaim OpenAI berawal dari ide yang muncul di benaknya saat berdiskusi dengan pendiri Google, Larry Page. Perusahaan seperti OpenAI, lanjutnya, harus ada karena Google tidak peduli terhadap aspek keselamatan dalam pengembangan AI.

"Saya bertanya [ke Larry Page], bagaimana jika AI memusnahkan umat manusia? Ia bilang itu tidak masalah selama AI selamat. Saya bilang itu, gila. Ia malah menyebut diri saya sebagai 'spesies-is' karena lebih peduli terhadap manusia daripada AI," katanya.

Percakapan itu memunculkan ide untuk mendirikan pesaing Google.

"Saya yang memberikan ide, nama, merekrut pegawai kunci, mengajari mereka semua yang saya tahu, menyediakan modal awal," kata Musk.

Pengacara Musk, Steven Molo juga meminta agar Musk memberikan perspektifnya soal AI. Musk mengatakan bahwa ia menduga AI bakal "lebih pintar dari manusia" paling cepat tahun depan.

"Itu bisa membunuh kita semua. Kita tak mau hasilnya seperti Terminator. Kita ingin ada di dunia Gene Roddenberry, seperti Star Trek, tidak seperti film James Cameron, Terminator," kata Musk.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|