Bos NASA Mau Pluto Dikembalikan, Ternyata Ada Udang di Balik Batu

23 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Bos NASA Jared Isaacman ingin mengembalikan status Pluto sebagai planet ke-9 di Tata Surya.

Dalam rapat dengan Senat soal anggaran pemerintah, seorang senator bernama Jerry Moran bertanya kepada Isaacman tentang Pluto. Moran adalah senator dari negara bagian Kansas, "satu kampung" dengan Clyde Tombaugh, astronom "penemu" Pluto. Berkat jasa Tombaugh, Pluto menjadi satu-satunya planet yang "ditemukan" oleh warga Amerika Serikat.

"Senator, saya benar-benar ada di kubu 'jadikan Pluto planet lagi," kata Isaacman.

Tombaugh menemukan Pluto berdasarkan gambar yang ditangkap oleh Lowell Observatory di Arizona pada 1930-an.

Pluto kehilangan status sebagai planet lewat keputusan International Astronomical Union (IAU) pada 2006. Para astronom mengubah status Pluto menjadi "planet kerdil." Keputusan tersebut membuat dunia heboh.

Perubahan status Pluto didasari oleh tiga kriteria baru untuk planet yang ditetapkan oleh IAU. Untuk menjadi planet, objek langit harus; mengorbit Matahari, berukuran besar sehingga berbentuk bola, dan orbitnya tidak terganggu oleh objek lain.

Pluto gagal memenuhi kriteria ketiga karena "berbagi" orbit dengan Sabuk Kuiper dan planet kerdil lainnya. Namun, para "supporter" Pluto berargumen di orbit Bumi dan Juputer juga ada banyak asteroid.

"Kita saat ini sedang menyusun karya ilmiah, posisi kita ini akan diajukan ke komunitas sains yang lebih luas agar hal ini didiskusikan kembali dan memastikan agar Clyde Tombaugh mendapatkan penghargaan sesuai haknya," kata Isaacman.

IAU yang beranggotakan astronom dari seluruh dunia diberikan wewenang untuk menetapkan definisi dan nama objek langit serta wilayah di permukaannya. Artinya, NASA harus berjuang meyakinkan IAU jika ingin Pluto jadi planet lagi.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|