Pakuwon Mal Surabaya. Empat mal besar di Surabaya tiba-tiba dipasang pagar tinggi. Netizen pun berspekulasi akan adanya kerusuhan besar di Surabaya.
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Warganet Surabaya dibikin heboh dengan kabar empat mal besar di Surabaya yang tergabung dalam Pakuwon Group membangun pagar setinggi 2,5 meter. Netizen pun mengkaitkan dengan dugaan kerusuhan besar dan penjarahan yang akan terjadi karena krisis ekonomi.
Empat mall yang dipasangi besi tinggi tersebut yakni Pakuwon Mall Surabaya, Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall. Netizen menyinggung soal daya beli masyarakat yang semakin menurun dan krisis ekonomi hingga menimbulkan kerusuhan besar dan penjarahan. Namun pihak manajemen membantah spekulasi tersebut.
Direktur Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi dalam keterangannya di Instagram menjelaskan alasan mengapa mal milik Pakuwon Mal di Surabaya dipasang pagar. Sutandi pun membantah spekulasi akan ada suatu hal besar terjadi di Surabaya.
"Ngawur, memangnya Surabaya mau kejadian apa?" kata Sutandi dalam Instagram @andysugarr.
Sutandi pun menjelaskan mengapa Pakuwon Mall yang sejak 2017 tidak dipagar kini dipasang besi tinggi. "Awalnya kita berpikir karena itu Pakuwon Mall terbuka lebar, 1,5 km terbuka. Kalau sekarang orang datang menyeberang berbahaya bagi mereka," kata dia.
Dia pun menegaskan, pemasangan pagar murni untuk keamanan pengunjung. "Yang jelas Pakuwon bukan peramal. Kita tidak tahu akan terjadi apa," ucap dia.

5 hours ago
4














































