Serangan AS-Isrel ke Iran, Seratus Lebih Petugas Kesehatan Syahid

4 hours ago 3

Warga melintas di depan Rumah Sakit Gandhi yang rusak akibat serangan udara Israel di Teheran, Iran, Senin (2/3/2026). Rumah Sakit Gandhi terkena serangan udara Israel pada 1 Maret. Operasi militer gabungan Israel-AS menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Serangan AS-Israel telah membuat 118 petugas kesehatan di Iran meninggal dunia atau syahid. Hal ini disampaikan Kepala Departemen Gawat Darurat Iran, Jafar Miadfar kepada kantor berita Mehr. 

Miadfar mengatakan, serangan AS-Israel telah menimbulkan kerusakan besar pada sektor kesehatan, dengan 118 petugas kesehatan wafat dan 26 luka-luka.

"Angka tersebut termasuk 78 petugas darurat dari rekan-rekan kami yang berada di lapangan," katanya seperti dikutip Aljazeera, Ahad (12/4/2026).

Lebih dari 400 unit medis juga rusak, bersama dengan 57 pos darurat dan 47 ambulans, ditambah dua helikopter ambulans udara dan satu ambulans laut.

“Situasi rekan-rekan kita di rumah sakit sangat mengkhawatirkan,” ujar Miadfar.

Ia juga mengungkapkan, sekitar 2.115 orang di bawah usia 18 tahun terluka dalam serangan AS-Israel di Iran. Menurut dia, 124 dari korban tersebut berusia di bawah lima tahun dan 24 berusia di bawah dua tahun.

Sebanyak 5.000 orang lainnya yang terluka adalah perempuan, dengan sebagian besar serangan terjadi di provinsi Teheran, Khuzestan, Lorestan, Isfahan, Kermanshah, dan Ilam.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|