Pekerja menyelesaikan persiapan tenda untuk jamaah di Mina, Arab Saudi, Rabu (7/6/2023). Berbagai persiapan dilakukan jelang pelaksanaan puncak ibadah haji di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina dengan total jamaah mencapai lebih dari dua juta orang.
REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH — Penyelenggaraan ibadah haji 2026 di Mina menghadirkan identitas baru bagi 'kota tenda' dengan total luas area yang mencapai lebih dari 24.000 meter persegi.
Tenda-tenda tersebut tersebar di dua lokasi utama di Mina, yakni situs bagian atas yang berada di Jalan Raja Abdulaziz dan situs bagian bawah di belakang Masjid Al-Khaif. Pembagian area ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran akomodasi serta memudahkan akses jamaah menuju fasilitas-fasilitas penting di Tanah Suci, seperti dilansir dari laman Saudi Gazette, Selasa(12/6/2026).
Proyek ini mencakup fasilitas terpadu yang dirancang sesuai standar tertinggi. Kompleks tenda tersebut akan menghadirkan aula makan dan ruang terbuka, serta peralatan layanan dan administrasi mutakhir untuk mendukung efisiensi operasional.
Fokus proyek ini terletak pada penerapan desain tenda modern yang menyediakan solusi ventilasi dan peneduh yang efektif. Hal ini guna meningkatkan kenyamanan jamaah haji dan memastikan lingkungan tempat tinggal yang terorganisir bagi para tamu Allah.
Selain itu, proyek ini berkontribusi pada integrasi layanan di situs-situs suci dengan menyelaraskannya melalui proyek infrastruktur dan layanan pendukung, termasuk jaringan air, energi, serta sistem keamanan.
Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan kesiapan lokasi dan menjamin keberlanjutan kinerja operasional selama periode puncak haji.

5 hours ago
4

















































