Saudi Bentuk Aliansi Militer Baru dengan Somalia dan Mesir Pascapengakuan Somaliland Oleh Israel

1 month ago 16

Seorang wanita memegang poster mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanjahu saat protes pengakuan Somalilan oleh Israel di Mogadishu, Somalia, 28 Desember 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH— Situs Bloomberg melaporkan pada Jumat (16/1/2026) bahwa Arab Saudi merampungkan penyusunan perjanjian untuk membentuk aliansi militer baru dengan Somalia dan Mesir.

Hal ini terjadi di tengah pembatalan Somalia atas semua perjanjian yang telah disepakati dengan Uni Emirat Arab, serta pengakuan Israel atas wilayah separatis Somaliland.

Situs tersebut melaporkan Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud akan segera bertolak ke Arab Saudi untuk menyelesaikan pembahasan perjanjian tersebut.

Perjanjian bertujuan untuk memperkuat kerja sama strategis di bidang keamanan Laut Merah, serta memperdalam kerja sama militer, menurut dua sumber yang mengetahui masalah ini yang tidak disebutkan namanya oleh Bloomberg.

Seorang juru bicara pemerintah Somalia mengkonfirmasi adanya perjanjian yang sedang disusun, tetapi menolak memberikan komentar lebih lanjut, menurut situs tersebut.

Menurut Bloomberg, juru bicara pemerintah Arab Saudi dan Kementerian Pertahanan tidak menanggapi permintaan komentar. Pemerintah Mesir juga tidak menanggapi pertanyaan tentang perjanjian tersebut.

Mesir telah menandatangani perjanjian terpisah dengan Mogadishu tahun lalu untuk memperkuat hubungan, mengembangkan kerja sama militer, dan memperkuat kapasitas negara Somalia dan lembaganya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|