Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pemprov Jabar kembali meliburkan supir angkot, tukang becak, dan andong guna memperlancar arus mudik Lebaran 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kembali meliburkan supir angkot, tukang becak, dan andong guna memperlancar arus mudik Lebaran 2026. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengatakan, kebijakan untuk meliburkan tukang ojek, sopir angkot, andong, becak khusus bagi mereka yang berada di jalur lintasan mudik.
"Liburnya selama seminggu, ya," katanya, Kamis (5/3/2026). Menurutnya, kebijakan itu dilakukan agar tugas Polri tidak terlalu berat dalam mengatur kelancaran arus mudik.
"Saya sudah lapor ke Pak Kapolda, seluruh jalur mudik yang ada angkot, becak, andong dan berbagai hal lainnya akan diliburkan menjelang dan setelah idul fitri," kata gubernur yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) itu.
KDM melanjutkan, bagi mereka yang berhenti beroperasi selama satu pekan, akan diberikan uang saku. "Penyaluran kompensasi akan dilakukan secara bertahap mulai pekan depan," cetusnya.
Berkaca pada tahun lalu, meliburkan angkot, becak dan andong diyakini membuat arus mudik di wilayah Jabar tidak akan terjadi penyumbatan. "Sehingga masyarakat yang akan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur bisa melewati Jabar dengan nyaman, jalannya juga mulus," katanya.

2 hours ago
1

















































