Satpol PP Pantau Titik Sampah Liar di Danurejan, Pelaku Dibidik

14 hours ago 6

Satpol PP Pantau Titik Sampah Liar di Danurejan, Pelaku Dibidik

Sampah terlihat menumpuk di Jalan Kusbini, Demangan, Gondokusuman, Rabu (24/7/2024). Di lokasi ini Satpol PP Kota Jogja kerap menangkap pembuang sampah liar./Harian Jogja-Lugas Subarkah

Harianjogja.com, JOGJA— Pengawasan terhadap praktik pembuangan sampah liar di Kota Jogja terus diperketat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja kini memantau satu titik yang diduga menjadi lokasi pembuangan sampah liar di kawasan Danurejan dengan melakukan profiling terhadap aktivitas pelaku.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui pola dan waktu pembuangan sampah sehingga penindakan dapat dilakukan secara lebih efektif. Di sisi lain, Satpol PP juga mencatat adanya penurunan signifikan pelanggaran pembuangan sampah liar sepanjang 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Jogja, Dodi Kurnianto, mengatakan petugas masih menelusuri aktivitas pembuangan sampah di kawasan Danurejan. Informasi mengenai waktu dan pola pembuangan menjadi bagian penting dalam proses profiling yang sedang dilakukan.

"Ada satu titik di daerah Danurejan yang sedang kami telusuri. Kami sedang melakukan profiling, kapan biasanya terjadi pembuangan, sehingga nanti bisa dilakukan operasi," katanya, Senin (20/7/2026).

Selain titik di kawasan Danurejan, Satpol PP Kota Jogja juga akan meningkatkan patroli di sekitar Jembatan Bausasran setelah menerima laporan mengenai pembuangan popok sekali pakai yang diduga dilakukan secara berulang.

Dodi mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut menyampaikan informasi terkait dugaan pelanggaran pembuangan sampah liar. Menurutnya, informasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pengawasan di lapangan.

"Terima kasih atas informasinya. Nanti teman-teman patroli akan kami arahkan ke sana. Kalau ditemukan pelanggaran, tentu akan kami lakukan upaya penindakan maupun pembinaan," ujarnya.

Meski masih terdapat beberapa titik yang menjadi perhatian, Dodi mengungkapkan jumlah lokasi pembuangan sampah liar di Kota Jogja mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, jumlah aduan masyarakat yang diterima Satpol PP Kota Jogja juga terus menurun.

Satpol PP melibatkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) yang bertugas di tingkat kemantren untuk membantu menelusuri asal-usul sampah dan mengidentifikasi pelaku yang kerap melakukan pembuangan secara liar.

"Terus terang aduan ke Satpol PP sudah sangat jauh berkurang. Kami justru melibatkan teman-teman BKO Satpol PP di kemantren untuk menelusuri asal sampah, siapa yang biasanya membuang, kemudian dilakukan upaya pembinaan," katanya.

Menurut Dodi, pendekatan pembinaan masih menjadi langkah utama dalam penanganan pelanggaran pembuangan sampah liar. Namun, apabila ditemukan pelanggaran yang berulang atau tumpukan sampah dalam jumlah besar, Satpol PP tidak akan ragu melakukan penindakan melalui operasi yustisi.

"Kalau memang sudah menumpuk dalam jumlah besar, kami tidak segan melakukan operasi yustisi. Tetapi untuk tahun ini, khusus pelanggaran sampah, belum ada operasi yustisi," ujarnya.

Perbaikan pengelolaan sampah di Kota Jogja juga tercermin dari nihilnya perkara pelanggaran pembuangan sampah liar yang diajukan ke sidang tindak pidana ringan (tipiring) sepanjang 2026. Pada periode yang sama tahun lalu, terdapat 22 kasus pelanggaran yang diproses hingga persidangan.

"Sampai pertengahan tahun ini masih nol. Tahun lalu ada 22 kasus yang kami ajukan ke sidang. Penurunannya luar biasa," kata Dodi.

Ia menilai tren penurunan pelanggaran tersebut menunjukkan semakin baiknya pengelolaan sampah di Kota Jogja. Meski demikian, pengawasan terhadap sejumlah titik yang masih diduga menjadi lokasi pembuangan sampah liar akan terus diperkuat untuk mencegah munculnya titik rawan atau hotspot baru di kawasan perkotaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|