Jumali Selasa, 01 September 2026 07:07 WIB

Warga mengantre membeli bahan bakar minyak (BBM), di sebuah SPBU di Kota Jogja, Selasa (31/3/2026). - Harian Jogja/Maya Herawati
Harianjogja.com, JOGJA— Harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi PT Pertamina (Persero) mengalami perubahan mulai Selasa (1/9/2026). Konsumen kini harus membayar lebih mahal untuk Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex, sedangkan harga Pertamax serta Pertamax Green 95 tetap.
Perubahan harga paling besar terjadi pada Pertamina Dex. Harga BBM tersebut kini mencapai Rp25.200 per liter, naik Rp4.050 dari harga sebelumnya Rp21.150 per liter. Sementara itu, harga Dexlite menjadi Rp23.700 per liter dari sebelumnya Rp19.700 per liter.
Pertamax Turbo juga mengalami kenaikan. Harga BBM dengan RON 98 tersebut ditetapkan Rp19.600 per liter, atau naik Rp1.300 dari harga sebelumnya Rp18.300 per liter.
Harga Pertamax dan Pertamax Green Tidak Berubah
Di tengah perubahan harga tiga produk tersebut, konsumen Pertamax dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga. Pertamax dengan RON 92 tetap dijual Rp15.950 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 dengan RON 95 tetap Rp16.600 per liter.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian hanya diterapkan pada sebagian produk BBM nonsubsidi.
"Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM Non Subsidi yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sedangkan produk BBM Non Subsidi lainnya seperti Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga," VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).
Dengan demikian, konsumen yang menggunakan Pertamax masih mendapatkan harga yang sama seperti periode sebelumnya. Begitu pula pengguna Pertamax Green 95 yang tidak mengalami perubahan harga per 1 September 2026.
Harga BBM Pertamina 1 September 2026
Berikut daftar harga BBM nonsubsidi Pertamina yang berlaku mulai 1 September 2026 berdasarkan data dalam naskah:
Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp16.600 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter
Dexlite (CN 51): Rp23.700 per liter
Pertamina Dex (CN 53): Rp25.200 per liter
Penyesuaian harga tersebut membuat selisih harga antarp produk BBM Pertamina menjadi hal yang perlu diperhatikan konsumen, terutama bagi pengguna kendaraan yang membutuhkan BBM dengan spesifikasi tertentu. Pertamax Turbo kini berada di atas Rp19.000 per liter, sedangkan dua produk diesel, Dexlite dan Pertamina Dex, masing-masing berada di atas Rp23.000 dan Rp25.000 per liter.
Pertamina Jelaskan Dasar Penyesuaian Harga
Kitty menjelaskan bahwa penetapan harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mengacu pada formula yang telah ditetapkan pemerintah. Formula tersebut mempertimbangkan sejumlah indikator sebelum harga ditentukan.
Beberapa faktor yang menjadi pertimbangan antara lain harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor relevan lainnya. Daya beli masyarakat yang menggunakan BBM juga menjadi salah satu pertimbangan dalam penyesuaian harga.
"Hal ini dilakukan dengan memperhatikan keekonomian, daya beli dan kondisi sosial masyarakat," kata dia.
Menurut Kitty, perubahan harga tersebut tidak mengubah komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas produk dan layanan kepada konsumen. Pertamina Patra Niaga juga tetap mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan.
Perusahaan juga meminta konsumen menggunakan BBM yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Imbauan tersebut disampaikan agar penggunaan produk BBM tetap tepat sasaran.
Bagi masyarakat yang hendak mengisi BBM pada awal September, perubahan harga tersebut terutama perlu diperhatikan oleh pengguna Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara harga Pertamax dan Pertamax Green 95 tetap berada pada masing-masing harga Rp15.950 dan Rp16.600 per liter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































