Kepala Staf Angkatan Udara Indonesia dan Australia terbang dalam formasi jet tempur gabungan di Darwin..
REPUBLIKA.CO.ID, DARWIN, – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono bersama Kepala Angkatan Udara Australia (CAF) Marsekal Stephen Chappell melaksanakan penerbangan formasi gabungan di atas Darwin, Australia, pada Selasa (4/8). Momen ini menjadi simbol kuat hubungan pertahanan kedua negara dalam gelaran Latihan Pitch Black 2026.
Dalam latihan tersebut, Marsekal Tonny terbang sebagai penumpang di jet tempur T-50i Golden Eagle TNI AU yang dikemudikan oleh Komandan Skadron Udara 15, Letkol Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko. Sementara itu, Marsekal Chappell menerbangkan jet tempur F/A-18 Hornet milik Angkatan Udara Australia (RAAF) secara paralel.
Pejabat pertahanan mengonfirmasi bahwa seluruh manuver udara telah mematuhi protokol keselamatan dan berlangsung tanpa insiden. Aksi ini merupakan bagian dari latihan perang udara multinasional yang digelar Australia pada 20 Juli hingga 7 Agustus 2025.
Simbol Kepercayaan Operasional
Marsekal Tonny menjelaskan bahwa penerbangan formasi bersama ini memiliki makna mendalam bagi hubungan kedua angkatan udara. "Formation flight adalah simbol sederhana yang memiliki arti mendalam bagi hubungan kedua angkatan udara," ujarnya dalam keterangan resmi TNI AU, Rabu (5/8).
Ia menekankan bahwa latihan ini menegaskan komitmen kedua negara terhadap stabilitas kawasan dan interoperabilitas strategis di seluruh Indo-Pasifik. Latihan dua tahunan ini mempertemukan pesawat dan personel militer dari 20 negara.
Partisipasi TNI AU
Indonesia mengerahkan empat jet tempur T-50i Golden Eagle dan satu pesawat angkut C-130 Hercules untuk mengikuti latihan ini. Detasemen TNI AU berangkat dari Pangkalan TNI AU El Tari, Kupang, pada 16 Juli di bawah komando Marsekal Pertama Somad.
Menurut Marsekal Somad, partisipasi dalam latihan berskala besar ini memungkinkan para penerbang tempur Indonesia untuk melaksanakan taktik operasi gabungan, manuver taktis, dan skenario strategis bersama tim pertahanan udara dari negara-negara peserta.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 hour ago
5

















































