Komite Pengarah Aliansi Rakyat Indonesia-Bela Palestina (ARI-BP) M. Hidayat Nur Wahid.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA — Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menyerukan kepada seluruh umat Islam dapat bersatu padu merapatkan barisan untuk menjaga keselamatan dan kelangsungan Masjid Al Aqsa sebagai warisan budaya umat Islam yang telah ditetapkan oleh UNESCO.
NHW mengutuk keras kejahatan berkelanjutan Israel terhadap Masjid Al Aqsa, termasuk sikap double standard (standar ganda), di mana umat Islam dilarang beribadah di dalamnya saat bulan Ramadhan hingga pertengahan Syawal.
"Sikap double standard Israel ini wajib ditolak secara keras, membangkitkan umat untuk bersatu sesudah menyampaikan kutukan dengan melakukan kewajiban para pihak dan keseluruhan umat Islam, sesuai dengan kemampuan dan kewenangan serta tanggung jawabnya untuk menyelamatkan dan menjaga Masjid Al Aqsa," kata HNW dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu(11/4/2026).
Dia mengatakan, standar ganda Israel yang melarang umat Islam beribadah di Al Aqsa, tetapi justru membolehkan dan melindungi umat Yahudi beribadah di kawasan tersebut sebagai bentuk kejahatan."Kejahatan Zionis Israel yang bila dibiarkan akan menghancurkan masjid dan menggantinya dengan kuil Sulaiman,” ujarnya.
Tindakan Israel melalui Menteri Keamanan Nasional Israel Israel Itamar Ben Gvir yang terang-terangan memimpin ‘penyerbuan’ untuk pembukaan kompleks Masjid Al Aqsa tetapi mengijinkan umat Yahudi beribadah di Tembok bagian barat.
Menurut dia, tindakan Israel ini seharusnya menyadarkan umat Islam dan para pemimpin negara Islam bahwa keberadaan dan keberlangsungan Masjid Al Aqsa sebagai tempat beribadah yang merupakan kiblat pertama umat Islam sedang dalam kondisi bahaya yang serius.
sumber : Antara

2 hours ago
2














































