Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga Tangani Union Berlin

6 hours ago 3

Pelatih Union Berlin Marie-Louise Eta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Marie-Louise Eta mencatat sejarah baru. Eta ditunjuk menjadi pelatih kepala tim Union Berlin hingga akhir musim.

Keputusan diambil setelah klub memecat Steffen Baumgart. Hasil buruk menjadi pemicu, termasuk kekalahan 1-3 dari FC Heidenheim.

Union kini berada di peringkat ke-11. Posisi mereka belum sepenuhnya aman dari tekanan di papan bawah.

Penunjukan ini menjadikan Eta sebagai pelatih kepala wanita pertama di Bundesliga. Eta mengakui tantangan besar yang menantinya.

"Posisi kami di Bundesliga belum aman. Saya senang bahwa klub telah mempercayakan tugas yang menantang ini kepada saya," kata Eta.

Ia menekankan pentingnya kebersamaan tim dalam menghadapi situasi sulit.

"Salah satu kekuatan Union selalu, dan tetap, adalah kemampuan untuk bersatu dalam situasi seperti ini. Dan, tentu saja, saya yakin bahwa kami akan mengamankan poin-poin penting bersama tim."

Pelatih berusia 34 tahun itu sebelumnya menangani tim U-19 Union Berlin. Ia juga mencatat sejarah sebagai asisten pelatih wanita pertama di Bundesliga pada 2023.

Mulai musim depan, Eta dijadwalkan menangani tim wanita Union Berlin. Namun kini, ia mendapat tugas lebih besar, yakni menyelamatkan tim utama pada sisa musim ini.

Ujian pertama akan datang pekan ini. Union Berlin dijadwalkan menjamu VfL Wolfsburg, tim yang juga tengah berjuang menjauh dari zona degradasi.

Laga tersebut akan menjadi awal penting bagi Eta dalam membuktikan kapasitasnya di panggung tertinggi sepak bola Jerman.

sumber : Reuters

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|