Duel Taktis Dua Generasi di Laga Penentu Grup G Piala Dunia 2026

4 hours ago 2

Jumali

Jumali Minggu, 21 Juni 2026 22:37 WIB

Duel Taktis Dua Generasi di Laga Penentu Grup G Piala Dunia 2026

Trofi Piala Dunia - ist/FIFA

Harianjogja.com, JOGJA— Laga kedua Grup G ajang Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua tim dengan perjalanan berbeda, yakni Selandia Baru dan Mesir di Stadion BC Place, Vancouver, Senin (22/6/2026) pukul 08.00 WIB. Kedua tim sama-sama membidik kemenangan pertama setelah hanya meraih satu poin pada laga pembuka grup.

Pertandingan ini menjadi sorotan karena menghadirkan kontras sejarah dan momentum. Selandia Baru datang dengan catatan unik yang jarang terjadi di Piala Dunia, yakni tidak terkalahkan dalam empat laga terakhir meski seluruhnya berakhir imbang sejak edisi 2010. Sementara itu, Mesir masih terus berjuang memecahkan rekor buruk mereka yang belum pernah meraih kemenangan dari sembilan penampilan di turnamen empat tahunan tersebut.

Selandia Baru menunjukkan perkembangan positif pada laga pembuka setelah menahan imbang Iran 2-2. Elijah Just menjadi sorotan utama berkat dua golnya yang lahir dari assist Chris Wood. Kombinasi keduanya kembali diharapkan menjadi tumpuan utama dalam skema serangan. Selain itu, kontribusi gelandang seperti Callum McCowatt dan Sarpreet Singh juga menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan permainan.

Di sisi lain, Mesir tampil mengejutkan dengan menahan imbang Belgia 1-1 pada laga pertama. Gol Emam Ashour yang memanfaatkan kreativitas Mohamed Salah menjadi bukti bahwa The Pharaohs kini tidak hanya bergantung pada satu pemain. Pelatih Hossam Hassan mulai membangun sistem permainan kolektif yang melibatkan Omar Marmoush dan Mostafa Ziko sebagai pelengkap serangan.

Secara head-to-head, Mesir masih unggul dengan catatan tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan terakhir melawan Selandia Baru. Namun, performa di turnamen besar kerap menghadirkan kejutan, terutama dari tim yang berstatus underdog seperti Selandia Baru.

Dari sisi taktik, kedua pelatih diperkirakan tidak banyak melakukan perubahan signifikan. Selandia Baru akan tetap mengandalkan kekuatan fisik, duel udara, dan bola mati. Sementara Mesir akan mencoba menguasai ritme permainan melalui kreativitas lini tengah dan kecepatan transisi serangan.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim berada dalam posisi yang sama di klasemen sementara. Hasil imbang akan membuat persaingan semakin terbuka, sementara kemenangan akan menjadi langkah besar menuju fase gugur Piala Dunia 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|