Peringatan Hari ASI Sedunia, Hasto Dorong Cegah Stunting Sejak Dini

1 hour ago 5

Peringatan Hari ASI Sedunia, Hasto Dorong Cegah Stunting Sejak Dini

Asi beku - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan peringatan Hari ASI Sedunia tidak sekadar menjadi agenda seremonial di bidang kesehatan. Menurutnya, momentum tersebut merupakan bagian dari gerakan membangun peradaban melalui pemenuhan gizi sejak awal kehidupan anak.

Pernyataan itu disampaikan Hasto saat menghadiri puncak peringatan Hari ASI Internasional yang digelar PDIP di Lapangan Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (6/8). Keterangan tersebut disampaikan melalui pernyataan tertulis di Jakarta, Kamis.

"Bagi PDI Perjuangan, kita kembali ke akar rumput kita, termasuk hari ini mempersiapkan bayi-bayi Indonesia agar memiliki gizi yang cukup. ," kata Hasto.

Hasto Sampaikan Pantun tentang Pentingnya ASI

Di hadapan ribuan kader, khususnya para ibu dari Wanoja Perjuangan Jawa Barat, Hasto membuka orasinya dengan pantun yang menyoroti pentingnya pemberian air susu ibu (ASI).

"Ke Sukabumi makan bubur, disambut tarian indah nan lentur. Bagi Ibu-ibu menyusui janganlah suka lembur, selalu berikan ASI, kecerdasan anak tumbuh subur," ujarnya.

Ia juga menyampaikan pantun kedua yang menegaskan manfaat ASI bagi tumbuh kembang anak.

"Saya akan berikan dua pantun: ASI menyelamatkan kehidupan, cerminan kasih ibu yang tidak berkesudahan. ASI tidak pernah tergantikan, berikan gizi lengkap, basis kecerdasan untuk masa depan," ujar Hasto pada kesempatan itu.

Sebut Politik Harus Membangun Peradaban

Dalam pidatonya, Hasto menyatakan bahwa politik tidak hanya berbicara mengenai kekuasaan maupun modal, tetapi juga memiliki tanggung jawab membangun peradaban.

Menurut dia, masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas gizi dan kecerdasan anak-anak yang dimulai dari peran seorang ibu melalui pemberian ASI.

Hasto juga menyampaikan salam dari Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, yang menurutnya memiliki komitmen terhadap pembangunan peradaban serta kesehatan ibu dan anak.

Ia kemudian mengutip pandangan Bung Karno mengenai pentingnya peran perempuan.

"Satu patah, burung tidak bisa terbang. Indonesia tidak akan pernah makmur kalau ibu-ibunya juga tidak maju," tegasnya.

Lebih lanjut, Hasto menilai tugas seluruh pihak adalah menyiapkan generasi penerus sejak dini melalui pemenuhan gizi yang baik.

"Indonesia unggul dibangun dari dini, dari sosok bayi yang diberikan ASI," kata Hasto.

PDIP Soroti Angka Stunting di Kabupaten Sukabumi

Dalam kegiatan tersebut, persoalan stunting juga menjadi perhatian. Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, melaporkan prevalensi stunting di Kabupaten Sukabumi mencapai 20,5 persen, sehingga masuk lima besar tertinggi di Jawa Barat.

Menanggapi kondisi tersebut, Hasto menyampaikan pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya pasangan yang baru menikah.

"Resep paling sederhana untuk mengatasi stunting adalah, Pak, harus sering bertemu dengan Ibu-ibu. Harus sering bertemu dengan mereka yang baru menikah, berikan pendidikan bagi mereka," tutur Ono.

Ribka Tjiptaning Ingatkan Pentingnya ASI Eksklusif

Acara juga diisi edukasi kesehatan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan, Prof. (HC) Dr. dr. Ribka Tjiptaning. Dalam kesempatan itu, ia mengajak puluhan ibu menyusui naik ke atas panggung untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan.

Ribka menjelaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupan, yang meliputi 270 hari masa kehamilan dan 730 hari setelah bayi lahir.

"Tahu enggak stunting itu 1.000 hari pertama kehidupan? 270 hari di dalam kandungan, 730 hari di luar. Stunting tidak harus pendek, tapi IQ-nya, Pak. Kalau IQ-nya di bawah, sama saja dia stunting," jelas Ribka.

Selain itu, ia membantah anggapan bahwa menyusui dapat menyebabkan payudara kendur. Ribka juga mengingatkan agar ibu tidak membuang kolostrum, yakni ASI pertama yang berwarna kuning, karena mengandung antibodi dan berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|