Newswire Minggu, 20 September 2026 22:17 WIB

Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, PATI— Nelayan bernama Haryanto (46), warga Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah mengalami kecelakaan laut, ditemukan meninggal dunia di Pantai Dukuh Widengan, Desa Margomulyo, Kecamatan Tayu.
Jenazah Haryanto ditemukan pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 19.00 WIB oleh seorang nelayan yang sedang mencari kepiting di sekitar Pantai Dukuh Widengan. Haryanto sebelumnya mengalami kecelakaan laut pada Rabu (16/9) saat melaut bersama Moin, yang lebih dahulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban ditemukan pada Sabtu (19/9) sekitar pukul 19.00 WIB, setelah ada nelayan yang mencari kepiting di sekitar Pantai Dukuh Widengan. Korban sendiri mengalami kecelakaan laut pada Rabu (16/9) saat melaut bersama Moin yang lebih dahulu ditemukan meninggal dunia," kata Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, di Pati pada Minggu.
Ditemukan Nelayan Pencari Kepiting
Setelah melihat adanya jasad di laut, nelayan yang menjadi saksi kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada warga serta pemerintah Desa Margomulyo dan Desa Sambiroto.
Haryanto merupakan warga Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Pati. Ia sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (16/9) setelah mengalami kecelakaan saat melaut.
Polisi bersama warga dan relawan kemudian melakukan evakuasi terhadap jenazah sekitar pukul 21.00 WIB. Proses evakuasi dilakukan melalui jalur laut menggunakan perahu nelayan.
Setelah berhasil dibawa ke daratan, jenazah diperiksa oleh dokter Puskesmas Tayu. Dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.
"Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban diduga meninggal karena tenggelam," ujarnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, jenazah diperkirakan telah meninggal sekitar empat hari. Hasil temuan tersebut selanjutnya dikoordinasikan dengan pihak keluarga dan pemerintah desa untuk proses penanganan berikutnya.
Haryanto Hilang Saat Berusaha Menolong Moin
Sebelum ditemukan meninggal dunia, Haryanto dilaporkan hilang setelah berusaha menolong Moin yang terjatuh ke laut.
Peristiwa tersebut terjadi ketika keduanya menangkap ikan di perairan Pecangaan. Kaki Moin tersangkut jaring hingga membuatnya terjatuh ke laut.
Haryanto kemudian berusaha menolong Moin. Namun, keduanya terbawa arus dan akhirnya tenggelam.
Moin ditemukan lebih dahulu dalam kondisi meninggal dunia. Sementara Haryanto baru ditemukan empat hari kemudian di pesisir Tayu, tepatnya di Pantai Dukuh Widengan.
Jenazah Diserahkan kepada Keluarga
Selain mengevakuasi jenazah, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mencatat keterangan para saksi. Polisi juga membantu proses evakuasi jenazah hingga menuju rumah duka.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut. Keluarga kemudian membuat surat pernyataan yang turut ditandatangani Kepala Desa Sambiroto.
Dengan adanya persetujuan dari pihak keluarga, jenazah Haryanto selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polisi memastikan seluruh proses penanganan jenazah berlangsung dengan aman dan tertib.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































