Berdayakan Ribuan Mitra Disabilitas, Grab Sabet JBBA 2026

8 hours ago 4

Berdayakan Ribuan Mitra Disabilitas, Grab Sabet JBBA 2026

Direktur Hubungan Pemerintah dan Community Engagement Grab Indonesia, Uun Ainurofiq (ketiga kanan), berfoto bersama Presiden Direktur Harian Jogja, Arif Budisusilo (kedua kanan) di sela-sela JBBA 2026./ Harian Jogja/Desi Suryanto

JOGJA - Tidak hanya gencar memperluas ekosistem transportasi hijau lewat pengoperasian ratusan kendaraan listrik, Grab Indonesia juga membuktikan komitmen inklusivitasnya dengan merangkul ribuan mitra pengemudi disabilitas. Langkah ganda ini mengantarkan Grab meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026.

Dalam ajang yang digelar di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Rabu (15/7) itu, Grab mendapatkan penghargaan untuk kategori Pionir Transportasi Hijau dan Aksesibilitas Disabilitas.

Direktur Hubungan Pemerintah dan Community Engagement Grab Indonesia, Uun Ainurofiq, mengaku terhormat menerima penghargaan sebagai Pionir Transportasi Hijau & Aksesibilitas Disabilitas.

Bagi Grab, ini adalah wujud nyata nilai Hamemayu Hayuning Bawana dengan menghadirkan mobilitas yang selaras dengan kelestarian lingkungan dan inklusivitas di DIY.

“Penghargaan ini kami dedikasikan kepada para mitra dan masyarakat yang terus bersinergi. Kami berkomitmen untuk terus menjadi platform yang memberdayakan ekonomi lokal dan memastikan kemajuan teknologi senantiasa berdampak positif bagi warga. Matur nuwun atas kepercayaannya. Mari terus melangkah maju membangun masa depan yang lebih hijau dan ramah bagi semua,” kata Uun seusai menerima penghargaan, Rabu.

Dia menjelaskan keseriusan Grab untuk menghadirkan transportasi hijau yang ramah lingkungan telah diinisiasi sejak 2019. Selama kurang lebih tujuh tahun terakhir, Grab telah melakukan transisi energi dari transportasi berbasis bahan bakar ke kendaraan berbasis listrik.

Perlahan tetapi pasti, layanan Grab menggunakan kendaraan berbasis listrik kian menjamur. Di Jogja, ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat listrik Grab telah berseliweran melayani para penumpang.

Selain terus bertransisi ke arah transportasi hijau, Grab juga menaruh perhatian serius untuk menghadirkan transportasi inklusif yang menunjang aksesibilitas disabilitas. Grab menggandeng penyandang disabilitas sebagai mitra pengemudi maupun mitra merchant.

"Kami percaya bahwa semua orang itu perlu ada punya kesempatan. Ternyata setelah kami mengobrol sama rekan-rekan disabilitas, mereka tuh enggak pengin dikasihani, penginnya diberdayakan," ujar dia.

Dengan banyaknya mitra disabilitas, Grab juga melakukan penyesuaian aplikasi yang ramah disabilitas. Khusus untuk penumpang, aplikasi Grab akan memberikan notifikasi kepada penumpang apabila mendapatkan mitra pengemudi disabilitas.

Secara lebih luas, jumlah mitra Grab penyandang disabilitas telah mencapai ribuan secara nasional. Para penyandang disabilitas yang menjadi mitra kata Uun telah lulus tes dari kepolisian.  "Ya, kalau di Jogja ada ratusan. Tetapi kalau di seluruh Indonesia mungkin udah hampir 1.000-an [mitra disabilitas]," ujarnya. (Advertorial)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Ujang Hasanudin

Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|