AS Evakuasi Pegawai dan Keluarga dari Arab Saudi

6 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA — Amerika Serikat memerintahkan evakuasi seluruh pegawai pemerintah non-darurat dan anggota keluarganya dari Arab Saudi. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya serangan drone Iran ke wilayah Kerajaan dan target AS di kawasan Teluk.

Keputusan evakuasi diumumkan melalui pernyataan resmi Departemen Luar Negeri AS pada Senin (9/3/2026). Langkah ini dianggap perlu sebagai upaya pencegahan untuk menjamin keselamatan warga negara AS dan staf diplomatik di tengah ketegangan yang terus meningkat di Timur Tengah.

Meski demikian, pemerintah AS tidak merinci ancaman spesifik yang memicu perintah evakuasi tersebut. Pernyataan itu menyoroti kekhawatiran atas serangan Iran yang semakin intensif sebagai aksi balasan terhadap operasi militer AS dan sekutunya di kawasan.

Ancaman yang Meningkat

Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya menyatakan kesiapan negaranya menghadapi perang berkepanjangan dengan Iran. Di sisi lain, Teheran menegaskan siap menghadapi tindakan militer AS.

Sementara itu, Syrian Arab News Agency melaporkan, Minggu (8/3/2026), Kementerian Pertahanan Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan 16 drone Iran yang memasuki wilayah udara kerajaan.

Selain itu, pekan lalu serangan drone dilaporkan menargetkan Kedutaan Besar AS di Riyadh, juga menyebabkan kerusakan pada gedung kedutaan AS di Kuwait dan Uni Emirat Arab. Situasi ini meningkatkan kekhawatiran potensi meluasnya konflik di Teluk.

Implikasi Evakuasi

Evakuasi ini menunjukkan AS menilai situasi keamanan di Arab Saudi dan kawasan sekitarnya berada pada level kritis. Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bagi warga negara dan komunitas internasional bahwa ketegangan antara AS dan Iran telah memasuki fase yang berpotensi mengancam stabilitas regional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|