REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kreator TikTok asal Bantul dengan akun @black.sheep8208 kini dikenal sebagai lbu Kimpul karena konsisten mengenalkan kimpul pada generasi muda. Perempuan bernama lbu Tin itu kerap membagikan video yang menampilkan makanan populer yang dibuat menggunakan kimpul sebagai bahan pengganti.
Salah satunya adalah Dubai Chewy Cookie yang sempat viral di media sosial. Ibu Tin kemudian mengganti marshmallow dengan kimpul dan menamainya "Kimpul Chewy Cookie".
la mengatakan, makanan tersebut dibuat dari kimpul yang direbus dengan sedikit air, lalu dicampur dengan satu sendok tepung ketan. Adonan lalu dimasak hingga dapat digulung. Dalam videonya, Ibu Tin juga mencicipi sekaligus memberikan ulasan terhadap hasil olahan kimpul tersebut.
"Ini luarnya lembut, enggak yang elastis, karena dari kimpul ya. Isi kunafanya renyah, manis. Ini rasa kimpulnya jadi enggak ada. Mungkin engga harus dicampur ketan, tapi cukup kimpul yang ditumbuk halus," kata Ibu Tin dalam video yang diunggah di TikToknya, dikutip pada Senin (10/8/2026).
Di video lain, ia juga pernah membuat sushi nigiri dengan mengganti nasi Jepang menggunakan kimpul. Jika sushi nigiri umumnya dibuat menggunakan beras Jepang, Ibu Tin mengolah kimpul yang telah dihaluskan menggunakan garpu atau sendok hingga menyerupai nasi, kemudian membentuknya menjadi sushi.
"Makan siang hari ini saya makan sushi nigiri. Sushi nigiri biasanya pakai beras jepang, tapi karena saya tidak punya, jadi saya ganti kimpul. Jadi sushi kimpul," kata Ibu Tin.
Dalam sebuah talkshow, Ibu Tin juga mengungkap keputusannya membuat konten kimpul. la mengaku tergerak karena merasa khawatir terhadap keberlanjutan pangan lokal di masa depan.
la mengatakan bahwa sedari kecil, dia dan keluarga sudah terbiasa mengonsumsi umbi-umbian termasuk kimpul sebagai pengganti beras. Namun kini, ia merasa umbi-umbian kini semakin jarang ditemukan dan mulai dilupakan.
"Saya tuh suka prihatin sebetulnya, saya dari kecil makanannya seperti umbi-umbian. Karena memang keadaan, dan saat itu beras itu barang mewah buat kami, tidak terjangkau. Nah saya berpikir, saya dan keluarga saya masih hidup sampai sekarang karena umbi-umbian, tapi kenapa kok ini dilupakan. Jadi saya pengen anak muda itu kenal umbi," kata Ibu Tin.

3 hours ago
4
















































