REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pereli Indonesia Julian Johan atau yang akrab disapa Jejelogy memastikan kemungkinan besar tidak akan tampil pada Dakar Rally 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 1–15 Januari 2027. Kendala pendanaan menjadi alasan utama pereli yang mencatat sejarah di Dakar Rally 2026 itu harus menunda kembali tampil di ajang reli paling bergengsi dan ekstrem di dunia tersebut.
Saat ditemui Republika.co.id di sela peluncuran Inisiasi Rally Raid Adventure (IRRA) 2026 di Budi Luhur University, Jakarta, Selasa (7/7/2026), Jeje mengungkapkan biaya untuk mengikuti Dakar Rally sangat besar. Hanya untuk biaya pendaftaran saja mencapai sekitar Rp400 juta, sedangkan total dana yang dibutuhkan untuk mengikuti Dakar Rally 2026 mencapai kurang lebih Rp4 miliar.
Menurut Jeje, kondisi ekonomi saat ini membuat upaya mencari sponsor menjadi tantangan tersendiri sehingga peluang kembali tampil pada Dakar Rally 2027 semakin kecil.
"Rally Dakar itu seperti naik haji. Tidak harus dilakukan setiap tahun. Banyak pereli yang hanya sekali ikut Dakar. Saya berharap bisa kembali lagi pada 2028," kata Jeje.
Pereli yang tahun lalu mengharumkan nama Indonesia itu mengaku hampir pasti absen pada edisi 2027.
"Kalau untuk 2027 hampir pasti tidak ikut. Kecuali ada yang mensponsori secara penuh. Tapi itu pun sepertinya sulit karena belum ada persiapan fisik maupun mengikuti ajang-ajang reli lainnya. Saat ini saya fokus menjadi panitia IRRA 2026," ujarnya.
Jeje menambahkan, fokusnya saat ini adalah membantu mengembangkan IRRA agar menjadi ajang rally raid bertaraf internasional yang mampu melahirkan lebih banyak pereli Indonesia untuk bersaing di pentas dunia.

3 hours ago
3













































