Pejuang Brigade Al-Qassam sebelum menyerahkan seorang tawanan Israel ke Palang Merah di Gaza pada 2025.
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA— Brigade Syahid Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, merilis rekaman video yang mendokumentasikan berbagai detail luar biasa dari pertempuran darat di Jalur Gaza.
Salah satu bagian yang paling menonjol dalam tayangan tersebut memperlihatkan keteguhan komandan lapangan yang gugur, Ahmad Salim Al-Ghamari, bersama sejumlah pejuangnya yang bertahan di dalam sebuah terowongan tempur selama lebih dari 50 malam berturut-turut.
Rekaman tersebut, dikutip dari Aljazeera, Selasa (7/7/2026), menggambarkan besarnya tantangan yang dihadapi para pejuang selama berada di bawah tanah dalam masa operasi militer dan penetrasi pasukan Israel ke wilayah Gaza.
Video itu juga memuat penghormatan dan belasungkawa atas gugurnya Al-Ghamari, yang menjabat sebagai komandan satuan di Batalion Badr Al-Kubra yang berafiliasi dengan Kamp Pengungsi Al-Shati di kawasan barat Kota Gaza.
Komandan lapangan tersebut gugur pada 27 Desember 2024 setelah terlibat dalam pertempuran sengit dan kontak langsung dengan pasukan Israel yang saat itu bergerak masuk ke wilayah kota.
Cuplikan video memperlihatkan peran kepemimpinan Al-Ghamari di medan perang. Ia tampak mengawasi secara langsung operasi para pejuang yang menargetkan kendaraan militer dan pengangkut personel lapis baja Israel yang bergerak di poros barat Kota Gaza selama operasi darat berlangsung.
Dalam salah satu rekaman audio yang ditampilkan, Al-Ghamari menyampaikan pesan kepada para pejuangnya:
"Untuk para pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, yang memenuhi panggilan Allah dan kemudian panggilan tanah air, kepada kalian kami persembahkan seluruh lencana kepahlawanan dan pengorbanan."

3 hours ago
4













































