Toyota New bZ4X Touring Buktikan Mobil Listrik Bisa Diajak Bertualang

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO — Mobil listrik kerap dipersepsikan sebagai kendaraan untuk mobilitas perkotaan. Namun, Toyota New bZ4X Touring Battery EV menunjukkan karakter berbeda. Kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) tersebut mampu diajak menjelajah medan off-road, mulai dari permukaan pasir hingga tanjakan dan turunan yang cukup menantang.

Kemampuan itu dirasakan langsung para jurnalis dalam rangkaian Toyota Journalist Test Drive: Drive & Joy Beyond The Road 2026 di Sirkuit Goro Assalam, Solo, Selasa (15/9/2026).

Menariknya, pengalaman melintasi medan off-road tersebut berlangsung dalam suasana yang relatif senyap. Tidak terdengar raungan mesin bensin maupun diesel. Hanya suara motor listrik dan gesekan ban dengan permukaan lintasan yang menemani perjalanan.

New bZ4X Touring sendiri memadukan desain touring bergaya estate dengan karakter SUV. Mobil ini memiliki panjang 4.830 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.675 mm. Overhang belakangnya juga lebih panjang 140 mm dibandingkan versi standar.

Karakter SUV semakin terasa dengan ground clearance yang mencapai 216 mm. Jarak tersebut memberikan ruang yang cukup ketika kendaraan harus melewati permukaan tidak rata maupun berbagai obstacle di lintasan.

Kemampuan melibas medan tersebut turut didukung angle of approach 17,3 derajat dan angle of departure 21,1 derajat.

Dua motor listrik

New bZ4X Touring dibekali sistem penggerak All Wheel Drive (AWD). Sistem ini menggunakan dua  listrik yang masing-masing ditempatkan pada as roda depan dan belakang.

Setiap motor mampu menghasilkan tenaga 167 kW dan torsi 268,6 Nm. Secara keseluruhan, tenaga sistem mencapai 280 kW.

Distribusi tenaga ke seluruh roda menjadi salah satu keunggulan ketika kendaraan berhadapan dengan permukaan yang memiliki tingkat traksi berbeda.

Saat salah satu roda kehilangan traksi, sistem AWD dapat mengatur penyaluran tenaga ke roda lainnya. Hal tersebut membantu kendaraan tetap bergerak ketika menghadapi hambatan di lintasan.

Pengalaman itu terasa ketika New bZ4X Touring diajak melewati permukaan pasir. Postur kendaraan yang tinggi, ditambah sistem penggerak seluruh roda, membuat pengemudi lebih percaya diri untuk mengeksplorasi medan.

Mode khusus

Toyota juga membekali kendaraan ini dengan Offroad Capability Drive Mode. Sistem tersebut mengadopsi prinsip Multi Terrain Select yang selama ini dikenal pada kendaraan SUV Toyota, termasuk Land Cruiser.

Terdapat dua pilihan mode, yakni SNOW/DIRT dan DEEP SNOW/MUD. Mode SNOW/DIRT membantu menjaga traksi dan stabilitas kendaraan ketika melintasi jalan licin atau permukaan yang tidak rata. Sementara DEEP SNOW/MUD memungkinkan roda mengalami sedikit selip agar tetap dapat mencari traksi ketika kendaraan berada di permukaan lunak.

Saat ban mulai terbenam di pasir, misalnya, mode DEEP SNOW/MUD dapat membantu roda tetap bergerak sehingga kendaraan tidak mudah kehilangan momentum.

Sementara ketika kendaraan sudah melaju di permukaan yang tidak rata, mode SNOW/DIRT dapat digunakan untuk membantu menjaga kestabilan dan traksi.

Selain itu, tersedia Grip Control yang membantu mengatur akselerasi dan pengereman pada setiap roda. Pengemudi dapat memilih kecepatan 2, 4, 6, 8, atau 10 km/jam.

Teknologi tersebut diadaptasi dari konsep fitur CRAWL pada Land Cruiser. Sistem membantu mempertahankan kecepatan kendaraan sehingga pengemudi dapat lebih berkonsentrasi mengendalikan arah kendaraan.

Fitur Downhill Assist Control (DAC) juga memberikan bantuan ketika kendaraan menghadapi turunan curam. Kecepatan kendaraan dapat dijaga agar tetap terkendali sehingga pengemudi merasa lebih percaya diri ketika melintasi medan sulit.

Senyap dan menyenangkan

Salah satu pengalaman berbeda ketika mengendarai New bZ4X Touring di medan off-road adalah karakter berkendaranya yang senyap.

Tidak seperti kendaraan konvensional yang mengeluarkan suara mesin ketika melewati tanjakan atau permukaan berat, mobil ini tetap relatif tenang. Motor listrik bekerja tanpa menghadirkan suara mesin yang biasanya menjadi bagian dari pengalaman berkendara di medan off-road.

Meski demikian, kesenangan berkendara tidak hilang. Respons tenaga motor listrik yang cepat, sistem AWD, serta berbagai mode berkendara membuat kendaraan tetap terasa menyenangkan ketika diajak mengeksplorasi lintasan.

Dimensi kendaraan yang besar juga memberikan keuntungan dari sisi kenyamanan. Penumpang di baris belakang memiliki ruang yang cukup, sementara kapasitas bagasi dapat mengakomodasi lebih banyak barang untuk kebutuhan perjalanan.

500 km

Sebagai kendaraan listrik, New bZ4X Touring juga menawarkan jarak tempuh yang cukup panjang.

Mobil ini menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh. Toyota mengeklaim jarak tempuhnya dapat mencapai sekitar 487 kilometer (km) dalam kondisi baterai penuh, meskipun jarak aktual dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan dan gaya berkendara.

Untuk pengisian daya, sistem DC charging dengan daya maksimal 150 kW membutuhkan waktu sekitar 28 menit. Sedangkan pengisian menggunakan AC 22 kW membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam.

Kombinasi kemampuan AWD, ground clearance tinggi, mode berkendara khusus off-road, serta jarak tempuh hampir 500 kilometer membuat New bZ4X Touring menawarkan perspektif berbeda terhadap kendaraan listrik.

Mobil listrik tidak lagi semata-mata menjadi pilihan untuk perjalanan dalam kota. New bZ4X Touring menunjukkan bahwa kendaraan bebas emisi tersebut juga dapat digunakan untuk menikmati perjalanan dan petualangan di luar jalan raya.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|