REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sakina Rosellasari, mengungkapkan target realisasi investasi Jateng pada 2026 mengalami koreksi. Hal itu karena kondisi geopolitik global.
Sakina mengungkapkan, awalnya Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (Keminveshil/BKPM) mencanangkan target investasi di Jateng sebesar Rp99 triliun. "Tapi akan ada revisi dari kementerian. Kami masih menunggu revisinya," ujarnya.
Dia menambahkan, berdasarkan informasi awal yang diterimanya, target realisasi investasi akan diturunkan dan bersifat nasional. "Penurunan ini karena kondisi global," kata Sakina.
Sementara berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Sakina mengatakan, realisasi investasi yang ditargetkan Pemprov Jateng adalah peningkatan 10 persen dari realisasi investasi 2025. Pada 2025, realisasi investasi di Jateng mencapai Rp88,8 triliun.
"Jadi kalau 2025 Rp88,8 triliun, berarti ditambah Rp8,8 triliun. Insya Allah kami berusaha mencapai itu," kata Sakina.
Berita Lainnya

1 week ago
28











































