Refleksi Idul Adha: Totalitas Penghambaan dalam Manasik yang Transendental

3 weeks ago 29

Umat muslim berkumpul di Jabal Rahmah untuk melaksanakan wukuf saat puncak ibadah haji di Arafah, Mekkah, Arab Saudi, Selasa (26/5/2026). Jutaan umat muslim melaksanakan wukuf di Arafah sebagai puncak dari pelaksanaan ibadah Haji.

Oleh: Azis Subekti, mahasiswa Program Doktor Hukum UAI, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Barangkali problem terbesar manusia modern bukan karena ia tidak memiliki Tuhan. Problem terbesarnya justru karena manusia terlalu sering menempatkan dirinya sendiri di posisi yang seharusnya hanya layak dimiliki Tuhan.

Manusia ingin menentukan segalanya.

Ingin menguasai segalanya.

Ingin dipuji.

Ingin diikuti.

Ingin menjadi pusat dari hidupnya sendiri.

Dan tanpa disadari, ego perlahan berubah menjadi “berhala” baru dalam kehidupan modern.

Mungkin karena itulah Idul Adha selalu datang membawa pelajaran yang terasa keras sekaligus menenangkan: bahwa manusia tidak akan pernah utuh sebelum ia belajar menjadi hamba.

Bukan hamba manusia.

Bukan hamba kekuasaan.

Bukan hamba uang.

Bukan hamba popularitas.

Melainkan hamba Allah.

Dan seluruh pelajaran itu diperas secara mendalam dalam ibadah haji.

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|