Dituding Pengkhianat Reformasi, Budiman Sudjatmiko: Saya tidak Bergabung ke Pemerintahan Diktator

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko menanggapi tudingan yang menyebut dirinya sebagai “pengkhianat reformasi” karena bergabung dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Ia menolak tudingan tersebut dan menegaskan pemerintahan saat ini lahir melalui proses pemilu yang demokratis.

“Ya nggak ada argumentasinya, apa argumentasinya? Apa alasannya? Saya kan tidak bergabung ke sebuah pemerintahan yang diktator. Saya tidak bergabung pada sebuah pemerintahan hasil kudeta. Saya bergabung ke sebuah pemerintahan hasil pemilu,” katanya.

“Pemilu demokrasi bukan? Artinya pemerintahan ini adalah anak kandung demokrasi politik yang namanya pemilu. Apakah Prabowo-Gibran hasil dari kudeta? junta militer? hasil pemerintahan yang katakanlah lahir karena menggulingkan presiden yang terpilih secara demokratis? Kan tidak. Dipilih secara demokratis pak presiden dan wakil presiden kan?,” katanya menambahkan.

Di sisi lain, menurut Budiman, anggapan bahwa eks aktivis yang memilih bergabung dengan pemerintahan merupakan pengkhianatan terhadap reformasi lebih banyak muncul sebagai narasi politik dari pihak yang kalah dalam pemilu. Ia mempertanyakan standar penilaian tersebut dan menilai ukuran itu tidak konsisten jika diterapkan pada kemungkinan konfigurasi politik yang berbeda.

“Seandainya kemarin yang menang adalah Pak Anies atau Pak Ganjar, dan kemudian ada teman saya bergabung dalam kabinetnya, apakah disebut dia pengkhianat reformasi?” katanya.

Budiman menilai tuduhan tersebut tidak memiliki dasar argumentasi yang kuat dan tidak sejalan dengan prinsip menerima hasil proses demokrasi.

“Nggak bisa. Apa alasannya? Hanya karena kalah kemudian ngecap pengkhianat reformasi? Ya pengkhianat reformasi adalah mengkhianati demokrasi yang tidak bisa menerima hasil pemilu demokratis. Gitu loh. Nggak ada, tuduhan itu tidak pernah ada argumentasinya. Dan kalau misalnya diskusi kemarin terjadi nih, tanya jawabnya terjadi, yang sayangnya digagalkan, dan ada pertanyaan gitu akan saya jawab seperti itu.”

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|