Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden RI Prabowo Subianto meminta Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir untuk memperbaiki iklim kompetisi sepak bola nasional. Langkah ini dinilai penting agar Indonesia memiliki tim nasional yang lebih kuat dan mampu bersaing di level dunia, termasuk menembus ajang Piala Dunia di masa mendatang.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menerima Erick Thohir bersama pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam pertemuan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor. Dalam agenda tersebut, pemerintah membahas sejumlah strategi pengembangan sepak bola nasional, terutama terkait pembenahan kompetisi domestik.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden menekankan pentingnya membangun ekosistem kompetisi yang sehat sebagai fondasi utama pembentukan tim nasional yang tangguh. Menurutnya, kualitas liga domestik menjadi faktor kunci dalam melahirkan pemain yang siap bersaing di level internasional.
“Kalau dalam kapasitas beliau sebagai Ketua Umum PSSI, tentunya memperbaiki iklim kompetisi kita untuk bisa menghasilkan tim nasional yang hebat, yang tangguh, yang penuh semangat untuk bisa mewujudkan seluruh mimpi rakyat Indonesia,” ujar Prasetyo Hadi di Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Ia menambahkan, pemerintah memiliki harapan besar agar Timnas Indonesia mampu tampil di ajang Piala Dunia. Meski pada periode kali ini Indonesia belum berhasil lolos, pembenahan jangka panjang dinilai menjadi prioritas utama.
Prasetyo juga menyoroti pentingnya persiapan yang lebih matang sejak dini, termasuk penguatan struktur internal tim nasional serta pengembangan program pembinaan berkelanjutan. Hal ini diperlukan untuk menghadapi agenda internasional berikutnya, termasuk turnamen dan program uji coba seperti FIFA Series yang direncanakan pada periode mendatang.
Pemerintah, kata Prasetyo, melihat momentum saat ini sebagai waktu yang tepat untuk melakukan reformasi menyeluruh dalam sepak bola nasional. Mulai dari sistem kompetisi, kualitas pelatih, hingga pembinaan usia muda dianggap perlu diperkuat agar Indonesia tidak hanya kompetitif di kawasan Asia Tenggara, tetapi juga mampu bersaing di level dunia.
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo juga menegaskan bahwa ambisi besar Indonesia di sepak bola harus diiringi dengan kerja sistematis dan konsisten dari seluruh pemangku kepentingan. Ia menilai keberhasilan tim nasional tidak hanya bergantung pada pemain, tetapi juga kualitas liga dan tata kelola organisasi sepak bola nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































