Newswire Kamis, 06 Agustus 2026 11:57 WIB

DFSK E5 Plus yang hadir di Indonesia. ANTARA/Chairul Rohman\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—DFSK berupaya memperkuat kembali posisinya di industri otomotif Indonesia melalui peluncuran DFSK E5 Plus pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadiran sport utility vehicle (SUV) plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab tren elektrifikasi sekaligus membangun kembali kepercayaan konsumen di pasar otomotif nasional.
Model terbaru tersebut tidak hanya menjadi tambahan lini produk, tetapi juga menjadi simbol transformasi DFSK di tengah persaingan industri kendaraan yang semakin kompetitif.
Head of Sales & Marketing PT Sokonindo Automobile, Doni Putra Okten, mengatakan Indonesia memperoleh versi DFSK E5 Plus yang berbeda dibandingkan model yang dipasarkan di China maupun Amerika Latin.
“Indonesia merupakan negara yang cukup penting bagi DFSK, jadi kendaraan yang kita sajikan ini model E5 Plus yang sangat mewah dan tidak bisa ditemukan di negara-negara lain,” kata Doni Putra Okten di ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8/2026).
Menurutnya, Indonesia menjadi salah satu pasar strategis sehingga perusahaan menghadirkan varian dengan spesifikasi yang lebih premium.
Andalkan Teknologi Plug-in Hybrid
DFSK E5 Plus mengusung sistem plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang memadukan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik.
Kombinasi kedua sumber tenaga tersebut menghasilkan tenaga sekitar 215 hp dengan torsi puncak 330 Nm. DFSK mengklaim SUV ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam kisaran delapan detik.
Untuk mendukung mobilitas, E5 Plus dibekali baterai berkapasitas 25 kWh.
Dalam kondisi baterai penuh, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer menggunakan tenaga listrik murni. Sementara saat sistem hybrid bekerja optimal, jarak tempuh gabungan mencapai 1.400 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu keunggulan bagi konsumen yang menginginkan efisiensi bahan bakar tanpa bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik.
Product Expert PT Sokonindo Automobile, Ichsan Aria Putra, menjelaskan E5 Plus juga dibekali Battery Management System (BMS) untuk menjaga performa baterai dalam jangka panjang.
“Sistem Battery Management System (BMS) kami juga dirancang untuk menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang dengan mengoptimalkan proses pengisian, penggunaan, hingga perlindungan terhadap berbagai kondisi operasional, sehingga konsumen dapat memiliki rasa aman dan percaya diri dalam setiap perjalanan," ujar Ichsan Aria Putra.
Selain mengedepankan efisiensi, DFSK E5 Plus dirancang sebagai SUV keluarga.
Mobil ini menawarkan konfigurasi tiga baris kursi dengan kapasitas hingga tujuh penumpang, kabin yang lapang, layar infotainment berukuran besar, panoramic sunroof, serta teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 yang menghadirkan berbagai fitur keselamatan aktif untuk membantu pengemudi.
Dibanderol Rp500-550 Juta
Di Indonesia, DFSK memasarkan E5 Plus dengan kisaran harga Rp500 juta hingga Rp550 juta on the road (OTR).
Rentang harga tersebut menempatkan SUV ini di segmen kendaraan elektrifikasi menengah yang akan bersaing dengan berbagai model hybrid maupun plug-in hybrid yang telah lebih dulu hadir di pasar.
Kantongi Lebih dari 1.100 SPK
Sebelum peluncuran resminya di GIIAS 2026, DFSK mengungkapkan E5 Plus telah mengumpulkan lebih dari 1.100 surat pemesanan kendaraan (SPK).
Capaian tersebut menunjukkan respons awal yang positif dari konsumen terhadap SUV elektrifikasi terbaru DFSK.
Bagi perusahaan, E5 Plus menjadi momentum untuk mengubah citra merek, dari produsen yang dikenal menawarkan kendaraan dengan harga kompetitif menjadi pabrikan yang menghadirkan teknologi modern, efisiensi energi, dan kenyamanan bagi keluarga Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online


















































