Prabowo Sambut Presiden Jerman, Bahas Ekonomi dan SDM

3 hours ago 3

Prabowo Sambut Presiden Jerman, Bahas Ekonomi dan SDM

Presiden Prabowo Subianto menyambut Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka. Bahas kerja sama ekonomi dan tenaga kerja terampil. /Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). Pertemuan kedua pemimpin negara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Jerman, khususnya di bidang ekonomi dan pengembangan tenaga kerja terampil.

Kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier diawali dengan prosesi kenegaraan yang berlangsung khidmat. Iring-iringan kendaraan yang membawa Steinmeier menuju Istana Merdeka mendapat pengawalan ketat dari 17 personel pasukan motoris Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan Paspampres dan 120 pasukan berkuda Batalyon Kavaleri Paspampres melalui Jalan Medan Merdeka Utara.

Suasana penyambutan semakin semarak dengan kehadiran pelajar yang berbaris di sepanjang kawasan sekitar Istana Merdeka. Mereka melambaikan bendera kecil Indonesia dan Jerman sebagai bentuk penghormatan kepada kedua kepala negara.

Upacara penyambutan resmi dimulai dengan pengumandangan lagu kebangsaan Jerman dan Indonesia Raya yang diiringi dentuman meriam kehormatan sebagai penghormatan bagi tamu negara. Setelah prosesi tersebut, Presiden Prabowo dan Presiden Steinmeier melakukan inspeksi pasukan kehormatan yang telah berjajar di halaman Istana Merdeka.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penyambutan tersebut. Mereka antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Fokus Pertemuan Bilateral Indonesia-Jerman

Setelah rangkaian upacara kenegaraan, Presiden Prabowo dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral untuk membahas sejumlah isu strategis yang menjadi kepentingan kedua negara.

Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah penguatan kerja sama ekonomi Indonesia-Jerman. Selain itu, kedua pemimpin juga akan membahas peluang perluasan program pertukaran tenaga kerja terampil guna mendukung kebutuhan sumber daya manusia dan investasi di masa mendatang.

Dalam agenda kunjungannya di Indonesia, Steinmeier juga dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta melalui Terowongan Silaturahmi. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama yang berkembang di Indonesia.

Selain mengunjungi sejumlah ikon nasional, Presiden Jerman juga akan berdiskusi dengan kalangan intelektual dan peneliti Indonesia untuk bertukar pandangan mengenai berbagai isu global, pembangunan, serta peluang kolaborasi pendidikan dan riset antara kedua negara.

Jerman Perkuat Kemitraan Strategis dengan Indonesia

Sebelumnya, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Frank-Walter Steinmeier membawa misi memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Jerman. Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat (12/6/2026).

Menurut Ralf Beste, Jerman saat ini berupaya mempererat kemitraan dengan negara-negara berkembang yang memiliki peran strategis dalam percaturan global. Indonesia menjadi salah satu mitra utama yang dinilai memiliki posisi penting dalam kawasan Asia Tenggara.

Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara dan memiliki pengaruh signifikan di kawasan, sehingga penguatan kerja sama ekonomi Indonesia-Jerman, investasi, pengembangan tenaga kerja terampil, hingga kolaborasi riset menjadi bagian penting dalam agenda kunjungan Presiden Jerman ke Indonesia kali ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Sunartono

Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|