Pemprov DKI Kucurkan Subsisi Transportasi dan Air Minum Rp 6,4 Triliun

1 month ago 19

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat memberikan keterangan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan anggaran sebesar Rp 6,4 triliun untuk subsidi transportasi, pangan, pengelolaan air limbah hingga air minum sepanjang tahun 2025. Adapun kebijakan tersebut dilakukan untuk melindungi daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah rentan di Jakarta.

"Pemberian subsidi transportasi, pangan, pengelolaan air limbah dan air minum mencapai Rp 6,4 triliun," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat konferensi pers realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Pramono menjelaskan, salah satu bentuk subsidi yang diberikan adalah dengan menahan tarif transportasi umum agar tidak mengalami kenaikan sepanjang 2025. Tarif bus Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta tetap sama guna menjaga keterjangkauan layanan bagi masyarakat.

Selain transportasi, sambung dia, Pemprov DKI juga memberikan subsidi dan keringanan tarif air bersih kepada masyarakat. Pramono menyebutkan, sekitar 386 ribu pelanggan atau 34,8 persen dari total pelanggan menerima keringanan tarif air melalui Program Kartu Air Sehat.

Subsidi tersebut sejalan dengan kebijakan Pemprov DKI dalam menjaga inflasi agar tetap terkendali. Sepanjang 2025, kata Pramono, inflasi Jakarta tercatat sebesar 2,63 persen atau lebih rendah dibandingkan inflasi nasional sebesar 2,92 persen.

sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Asset | Lokal | Tech|