Presiden Prabowo Subianto turun dari pesawat setibanya di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Amerika Serikat, Selasa (17/2/2026) waktu setempat. Kunjungan Presiden Prabowo Subianto tersebut untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sekaligus menghadiri pertemuan perdana Board of Peace.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah (Ketum PB Al Washliyah), KH Masyhuril Khamis turut menghadiri pertemuan silaturahmi bersama Presiden Prabowo Subianto dengan ratusan ulama, tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (5/3/2026) bertepatan dengan 15 Ramadhan 1447 H.
Kiai Masyhuril mengatakan, pertemuan yang diawali dengan acara buka puasa bersama, berlangsung dalam suasana keakraban antara pemerintah dengan ulama, membahas berbagai isu strategis. Termasuk membahas geopolitik global dan diplomasi Indonesia mendorong perdamaian di Timur Tengah.
Kiai Masyhuril menyampaikan bahwa Presiden Prabowo mengajak pimpinan ormas Islam, termasuk Al Washliyah, ulama dan pimpinan pondok pesantren untuk bersama-sama menjaga dan membangun bangsa ini, terutama dalam negeri.
"Walaupun di luar sana terjadi keadaan yang luar biasa, karena adanya perang, namun ia berharap serta mendoakan bahwa Indonesia dalam kondisi aman dan tetap waspada," kata Kiai Masyhuril kepada Republika, Jumat (6/3/2026)
Menurut Ketum PB Al Washliyah, Presiden Prabowo akan tetap berusaha maksimal agar perang itu berhenti dan tercapai perdamaian dunia. Presiden Prabowo dalam pernyataannya di hadapan pimpinan ormas Islam akan berusaha sekuat-kuatnya melindungi bangsa Indonesia, dan turut andil menciptakan perdamaian dunia.
Di tempat yang sama, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan, presiden mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh beliau adalah demi keutuhan Republik Indonesia.
"Demi keutuhan negara, dan demi kedaulatan Republik Indonesia, para ulama dan para kiai memahami hal tersebut sebagai sikap presiden yang ditempuh pada jalan yang baik dan benar," ujarnya.
Muzani menerangkan bahwa Presiden Prabowo juga meminta dukungan para tokoh agama yang hadir untuk turut berperan dalam menjaga keutuhan serta persatuan bangsa.
“Karena itu kita semua diminta untuk tetap memberikan dukungan serta mendoakan agar apa yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Muzani.

7 hours ago
4

















































