Pemkab Kediri buka akses ekonomi bagi disabilitas.
REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI, – Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, telah membuka akses ekonomi bagi penyandang disabilitas melalui peluncuran Toko dan Galeri DIKTA SuaR Kediri. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan ruang inklusif dan memberdayakan para pelaku UMKM disabilitas di wilayah tersebut.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, menyatakan bahwa kehadiran galeri ini merupakan wadah kolaboratif yang dapat menginspirasi pelaku UMKM lainnya di Kabupaten Kediri. Dengan adanya toko dan galeri ini, para pelaku UMKM disabilitas dapat lebih berkembang dan mandiri.
“Alhamdulillah, hari ini galeri dan toko DIKTA mulai soft launching. Kehadiran toko ini memungkinkan mereka untuk mempromosikan produk secara kolektif,” ujarnya saat peresmian di Destinasi Wisata Kranggan (DWK) Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.
Eriani, yang akrab disapa Mbak Cicha, menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kediri terus memberikan dukungan melalui berbagai program pendampingan dan pelatihan bagi penyandang disabilitas. Tujuannya adalah agar mereka dapat lebih optimal dalam memperkenalkan produk yang mereka ciptakan.
“Dengan adanya dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kediri, saya berharap bapak/ibu semua untuk terus menguatkan produk-produknya,” katanya. Ia juga meyakini bahwa konsistensi dalam menghasilkan produk berkualitas dapat menarik minat pasar nasional dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha disabilitas.
Ketua Disabilitas Kediri Tangguh (DIKTA) Kediri, Mochamad Sugianto, menegaskan bahwa toko dan galeri ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk berkarya dan mandiri secara ekonomi. “DIKTA lahir dari mimpi sederhana, berkarya tanpa batas, tangguh tanpa alasan,” ujarnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 week ago
24











































