Sebanyak 40 warga peserta program Desa Emas (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 Majalengka dibuat berdaya dengan mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 40 warga peserta program Desa Emas (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 Majalengka dibuat berdaya dengan mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif. Sehingga mereka dapat meningkatkan taraf ekonomi maupun penciptaan lapangan kerja.
Workshop dan Optimalisasi Pelatihan Pembuatan Hampers hingga pemasaran tersebut diprakarsai Inotek Foundation dan Yayasan Indonesia Setara (YIS). Pelatihan yang diikuti pelaku UMKM berlangsung di Gedung Yudha Karya Bakti Negara, Jalan Ahmad Yani Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada akhir pekan lalu.
Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, kegiatan itu merupakan langkah awal peluncuran program Desa Emas. Tujuan pelatihan yang didukung stakeholder pemerintah desa dan para UPD, adalah untuk memberikan edukasi dan pengalaman praktik keterampilan pembuatan hampers.
"Produk untuk mengoptimalkan pemasaran di Hari Raya Idul Fitri lewat workshop ini diharapannya dapat meningkatkan peluang pendapatan bagi kelompok usaha desa khususnya di Kabupaten Majalengka," ujar Sandiaga di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Sandiaga berharap, program Desa Emas dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian desa. Caranya dengan memberdayakan pelaku masyarakat melalui pengembangan produk unggulan yang berbasis pada potensi lokal. "Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, program ini dapat menjadi langkah signifikan menuju kemandirian ekonomi desa," jelasnya.

6 hours ago
2

















































