Operasional MedcoEnergi (ilustrasi).
REPUBLIKA.CO.ID, MUSCAT -- PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menegaskan komitmennya untuk terus memperluas investasi energi di Kesultanan Oman hingga 2040. Langkah tersebut dilakukan seiring penguatan operasi perusahaan di Karim Small Fields (KSF), Block 60, Block 48, dan Block 56 dalam dua dekade mendatang.
MedcoEnergi menandai 20 tahun kehadirannya di Oman dalam acara yang digelar di Muscat, Ahad (17/5/2026), bersama Menteri Energi dan Mineral Oman Eng. Salim bin Nasser bin Said Al Aufi, ekonom dan akademisi Oman Sayyid Dr. Adham bin Turki Al Said, serta para mitra perusahaan. Oman menjadi pintu masuk pertama MedcoEnergi ke kawasan Timur Tengah dan tetap menjadi salah satu aset internasional paling strategis perusahaan.
“Dua puluh tahun mengajarkan kami satu hal, ketika Anda membangun bersama Oman, Anda membangun untuk jangka panjang,” kata Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro, dikutip Senin (18/5/2026).
Sejak 2006, MedcoEnergi mengoperasikan KSF melalui skema Service Agreement bersama Petroleum Development Oman (PDO). Kinerja perusahaan dalam mengelola lapangan mature membuat PDO memperpanjang kontrak kerja sama selama 25 tahun hingga 2040 pada 2015.
Dalam dua dekade operasi tersebut, MedcoEnergi berhasil memproduksi lebih dari 110 juta barel minyak, mengebor lebih dari 500 sumur, serta menemukan tujuh lapangan baru. Operasi perusahaan juga berkembang melalui akuisisi participating interest sebesar 20 persen di Block 60 dan Block 48 pada 2023 bersama OQ Exploration & Production.
Pada 2025, Block 60 mencatat rata-rata produksi bruto sebesar 67,8 mboepd dan mencapai puncak produksi 77,2 mboepd pada Oktober. Aktivitas appraisal di Block 48 juga terus berjalan menuju potensi Declaration of Commerciality.
“Kami tidak berada di sini sebagai perusahaan yang sedang menutup sebuah bab. Kami hadir sebagai mitra yang siap menulis bab berikutnya,” ujar Hilmi.
MedcoEnergi juga memiliki participating interest sebesar lima persen di Block 56 yang telah memasuki tahap pengembangan lapangan terstruktur setelah Declaration of Commerciality pada 2024. Perusahaan menilai Oman masih memiliki potensi besar untuk pengembangan operasi energi jangka panjang.
Di sektor sumber daya manusia, MedcoEnergi mempekerjakan lebih dari 200 pekerja di Oman dengan komposisi 86 persen warga negara Oman. Bersama Oman Institute for Energy, perusahaan menyiapkan program pengembangan lulusan muda untuk memperkuat talenta energi nasional Oman.
Operasi MedcoEnergi di Oman turut ditopang catatan keselamatan kerja yang kuat. Hingga Maret 2026, KSF mencatat enam tahun berturut-turut tanpa lost-time incident (LTI) dan melampaui 13 juta jam kerja tanpa LTI.
Hilmi menyampaikan perusahaan akan terus melanjutkan investasi di Oman sejalan dengan agenda Oman Vision 2040. Penguatan operasi hulu migas dan pengembangan sumber daya manusia menjadi fokus utama perusahaan dalam memperluas kehadirannya di kawasan Timur Tengah.

1 hour ago
1
















































